Home » Kucing Lucu » 6 Penyebab Kucing Persia Bertubuh Sangat Kecil, Penyakit?

6 Penyebab Kucing Persia Bertubuh Sangat Kecil, Penyakit?

Kucing Persia adalah jenis kucing tertua yang dikenal orang dan disebut sebagai ‘bangsawan’ kucing. Mereka berbulu lebat, bermata besar dan lembut, dan bisa menjadi hewan peliharaan yang hebat. Kucing Persia tidak termasuk ras kucing terbesar, tapi jelas bukan yang terkecil.

Kucing Persia Hitam

Kucing Persia adalah kucing berukuran sedang, meskipun bulunya yang panjang dan tebal membuat mereka terlihat berbeda karena mereka terlihat jauh lebih besar ukurannya. Dalam beberapa kasus, kucing Persia tidak tumbuh ke ukuran normal dan ini bisa disebabkan kekurangan gizi karena berbagai alasan, kesehatan yang buruk, atau genetika.

Penting untuk mengetahui bahwa berat kucing Persia bukan indikasi kesehatannya. Seekor kucing yang tubuhnya lebih kecil dari normal bisa disebabkan berbagai alasan dan tidak semuanya terkait dengan penyakit. Kucing Persia yang sangat sehat juga bisa lebih kecil daripada ukuran standar spesies ini.

Berikut enam penyebab kucing Persia bertubuh kecil.

1. Anak yang Terlahir Berbeda (Runt)

Seperti kebanyakan kucing, kucing Persia rata-rata akan melahirkan 2-5 ekor anak kucing per sekelahiran, dan salah satunya bisa jadi jauh lebih kecil daripada saudara kandungnya. Meski peluang untuk bertahan hidup bagi anak kucing terkecil adalah kecil, beberapa dari mereka berhasil bertahan. Mereka akan selalu lebih kecil ukurannya dari normal, bahkan ketika sudah dewasa penuh.

Jika indukan kucing Persia memiliki anak sekelahiran dalam jumlah besar, mungkin saja semua anaknya tidak mendapat makanan yang dibutuhkan sebelum kelahiran, dan bahkan setelah kelahiran susu ibu yang merupakan hal paling berharga hanya dikuasai oleh anak kucing yang lebih besar dan lebih sehat.

Jika Anda memiliki kucing yang melahirkan kucing kecil atau Anda merawat kucing yang telah ditelantarkan oleh induknya atau terlalu lemah untuk mendapatkan makanan yang dibutuhkan dari induknya, jagalah dengan baik.

Memberikan susu pengganti secara teratur dan menjaganya tetap hangat akan memberi kucing mungil Persia peluang untuk bertahan hidup.

2. Tidak Mendapatkan Nutrisi yang Baik

Sekalipun anak kucing berasal dari satu kelahiran kecil (dua atau tiga anak kucing), ada kemungkinan induk kucing tidak mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk mendukung perkembangan anak kucing yang sehat saat dalam kandungan.

Kekurangan nutrisi ini akan berlanjut hingga saat anak-anak kucing ini lahir dan bergantung pada ASI induknya. Tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat, membuat kucing Persia lebih kecil dari yang seharusnya di sepanjang hidupnya.

Meskipun ini biasanya berlaku pada kucing liar, sayangnya ini juga berlaku pada kucing Persia yang tidak dipelihara dengan baik oleh pemilik mereka. Ini juga bisa terjadi pada kucing Persia yang sangat rewel dengan makanan mereka sehingga mereka tidak selalu mau memakan makanan yang baik dan bergizi untuk mereka.

3. Ada yang Tidak Beres di Dalam

Jika kucing Anda tampak sehat di luar dan biasa makan dengan baik, ada kemungkinan sesuatu yang tak beres terjadi di dalam sehingga menghambat pertumbuhannya.

Parasit usus adalah masalah umum pada kucing, dan kucing Persia bukanlah pengecualian. Jika kucing Anda menderita cacingan, ini bisa mempengaruhi kemampuannya menyerap nutrisi yang sangat dibutuhkan dari makanan yang dia makan.

Kucing Persia rentan terhadap penyakit seperti hipotiroidisme kongenital, ginjal polikistik, dan lainnya yang bisa membuat kucing Anda kurang sehat hingga tidak mau makan dan mempengaruhi pertumbuhannya secara keseluruhan.

Kucing Persia juga menderita masalah gigi yang dapat mempengaruhi pola makan mereka, yang pada gilirannya dapat berdampak pada pertumbuhan mereka. Kucing jenis ini memiliki hidung kecil dengan lubang hidung terjepit yang dapat mempengaruhi indera penciumannya, menyebabkan kucing Persia tidak bisa makan dengan baik.

4. Menu Makanan Tidak Benar

Kucing Persia warna solid

Ada banyak jenis makanan kucing yang tersedia di pasaran, mulai dari makanan basah kalengan hingga makanan kering pellet dan tentu saja makanan buatan sendiri/rumahan.

Makanan kucing yang ideal mengandung karbohidrat rendah, lemak sedang, dan protein tinggi. Mungkin Anda ingin memberikan susu dan krim pada kucing, tetapi kucing dewasa tidak toleran terhadap laktosa dalam susu dan bisa mengalami sakit perut jika diberi susu sapi. Namun kucing dapat dengan mudah mencerna yogurt dan keju.

Lihat jenis makanan apa yang cocok untuk kucing Anda dan pilihlah merek yang mencantumkan protein dalam dua bahan pertama, kaya akan pro dan pra-biotik, serat dan vitamin, serta mineral. Makanan kucing yang baik harus bebas dari biji-bijian dan laktosa.

Kucing Persia membutuhkan campuran makanan basah dan kering yang diformulasikan khusus untuk anak kucing dan kucing dewasa. Jangan pernah memberikan makanan kucing dewasa pada anak kucing atau sebaliknya. Keduanya tidak dirancang untuk saling menggantikan.

5. Kucing Persia Adalah Hibrida

Meskipun ada kasus di mana kucing Persia purebred lebih kecil dari yang seharusnya, ada kemungkinan bahwa kucing Persia yang lebih kecil dari rata-rata bukanlah purebred. Memiliki induk atau leluhur yang bukan keturunan Persia murni dapat mencampurkan gen, sehingga kucing Persia lebih kecil dari ukuran rata-rata.

Jika Anda membeli kucing dari peternak ternama, mereka akan memiliki pedigreenya dalam registri. Namun jika Anda mendapat satu kucing Persia yang tidak dilengkapi dengan registri, ada kemungkinan besar kucing Anda adalah ras campuran dan beberapa gen non-Persia telah mendominasi dalam hal ukuran kucing ini.

6. Perbedaan Gender

Sebagaimana aturan di sebagian besar spesies hewan, betina biasanya lebih kecil daripada pejantan. Ini berlaku untuk kucing juga di mana kucing Persia betina lebih kecil dari kucing jantan. Betina lebih kecil dalam ukuran dan juga lebih ringan bobotnya.

Jika Anda memiliki kucing Persia betina, ukurannya pasti lebih kecil dibandingkan dengan pejantan dan ada kemungkinan bahwa dia terlalu kecil bahkan untuk ukuran kucing betina.

Pertanyaan-pertanyaan Terkait

Apa itu kucing Persia teacup?

Kucing Persia teacup seperti kucing biasa, hanya saja ukurannya lebih kecil bahkan ketika sudah dewasa. Beberapa dari mereka secara genetik memang kecil, tetapi yang lain mungkin karena stunting atau kekurangan gizi. Meskipun menggemaskan, kucing-kucing ini bisa jadi merupakan hasil dari praktik perkembangbiakan yang buruk, sangat rentan terhadap penyakit, dan memiliki harapan hidup yang pendek.

Apakah kucing Persia ramah?

Kucing Persia memiliki kepribadian paling toleran terhadap manusia di antara semua kucing. Mereka tidak keberatan duduk di pangkuan dan dibelai orang. Mereka baik dengan keluarga dan tidak keberatan berada bersama anak-anak yang berperilaku baik. Namun mereka memang membutuhkan “tempat sunyi” ketika mereka ingin sendirian.

Komentar