Home » Burung Kicau » 5 Jenis Burung Paling Cerdas di Dunia

5 Jenis Burung Paling Cerdas di Dunia

Kecerdasan hewan telah dipelajari selama bertahun-tahun dan burung sering berada di urutan teratas dalam daftar hewan terpintar. Tetapi beberapa burung, khususnya spesies nuri yang sering dipelihara sebagai hewan peliharaan, telah terbukti lebih pintar dari yang lain. Dan berikut adalah lima jenis burung yang dianggap paling cerdas di dunia.

1. African Grey Parrot

African Grey Parrot

African Grey Parrot adalah spesies burung peliharaan yang paling banyak dipelajari dan menunjukkan tingkat kecerdasan yang sangat tinggi. Salah satu African Grey Parrot paling terkenal bernama Alex, tetapi dia mati pada 2007 di usia muda 31 tahun. Dia dibeli dari toko hewan peliharaan pada usia satu tahun oleh seorang mahasiswa doktoral pada waktu itu, Dr. Pepperberg, yang merawatnya dan mempelajarinya sepanjang hidupnya.

Sebelum Alex, sebagian besar penelitian tentang kecerdasan burung dilakukan dengan menggunakan merpati dan tentu saja hasilnya mengecewakan. Alex mengubah pikiran orang tentang apa yang bisa dipelajari dari burung. Selama bertahun-tahun dan hingga kematiannya, Alex belajar lebih dari 100 kata dalam bahasa Inggris dan dianggap memiliki tingkat kecerdasan setara seorang anak berusia lima tahun ketika dia mati.

Pengkritik dari studi Alex berpendapat bahwa dia mungkin semata-mata merupakan produk dari pengkondisian operan dan bukan pemahaman yang benar, tetapi bahkan andai itu hanya respon terlatih, kemampuan Alex jauh melebihi apa pun yang dapat dicapai oleh kebanyakan burung peliharaan. Karena Alex, African Grey Parrot sekarang memiliki reputasi sebagai burung yang cukup pintar dan membutuhkan stimulasi mental yang konstan.

2. Macaw

Macaw

Juga tergolong parrot (burung paruh bengkok) seperti African Grey Parrot, ada beberapa jenis macaw, termasuk macaw terpanjang di planet ini, Hyacinth macaw. Semua burung parrot, dan termasuk macaw, dianggap memiliki tingkat kecerdasan yang sama.

Tingkat kecerdasan beberapa macaw telah dibandingkan dengan tingkat kecerdasan balita manusia. Mereka dapat memecahkan masalah, menggunakan alat, dan memiliki tingkat komunikasi yang tinggi dengan burung lain, menggunakan suara dan bahkan perubahan fisik, seperti wajah memerah.

Sebuah penelitian di Kanada menunjukkan bahwa setelah menganalisis 98 otak burung yang berbeda, ada perbedaan yang pasti dalam ukuran satu bagian spesifik otak burung parrot. Bagian otak parrot ini mirip dengan otak primata, hewan lain yang sangat cerdas, dan bertanggung jawab untuk berkomunikasi antara korteks dan otak kecil. Ini disebut nukleus spiriform dan pada burung parrot ukurannya dua sampai lima kali lebih besar daripada ayam. Bagian otak ini dianggap memainkan peran utama dalam perencanaan dan pelaksanaan perilaku lanjutan.

3. Kakatua

Kakatua

Kakatua, juga sejenis burung paruh bengkok, adalah jenis burung pertama yang terlihat membuat alat musik. Di Australia, kakatua raja diamati mampu menggunakan ranting dan polong biji untuk membuat stik drum, dan jenis kakatua lainnya dapat bergoyang mengikuti irama musik, menunjukkan bahwa mereka memiliki pemahaman tentang ritme.

Satu studi yang menggunakan kakatua Goffin, sejenis kakatua kecil, menunjukkan pengenalan mereka akan ketetapan objek. Ketetapan objek adalah  gagasan bahwa seseorang dapat memahami bahwa suatu objek ada meski tidak terlihat. Contoh kacang di saku yang tidak terlihat sering digunakan untuk menggambarkan studi ketetapan objek pada burung.

Pada bayi manusia, memecahkan puzzle ketetapan objek biasanya tidak dapat dilakukan sampai usia 18 hingga 24 bulan. Tidak mengherankan, penelitian menunjukkan bahwa kakatua liar Goffin memiliki kemampuan penalaran spasial yang sebanding dengan primata dan bayi manusia.

4. Budgerigar

Budgerigar

Lebih umum disebut sebagai budgie atau parkit biasa, budgerigar sebenarnya adalah salah satu anggota terkecil dari keluarga burung parrot (dengan parrotlet menjadi parrot terkecil yang sebenarnya). Tetapi hanya karena ukurannya yang kecil, bukan berarti budgie tidak cerdas.

Budgie adalah spesies non-mamalia pertama yang menunjukkan pemahaman bahasa manusia, tetapi mereka hanya menempatkannya setara dengan anak manusia berusia tujuh bulan. Satu studi menunjukkan bahwa budgie mampu mengenali pola spesifik kata-kata tak berarti, sesuatu yang menunjukkan kemampuan untuk memilih pola abstrak.

Penting dicatat bahwa sebelum penelitian ini, hanya manusia, tikus, monyet, dan spesies cerdas lainnya yang menunjukkan bahwa mereka mampu melakukan ini.

5. Conure

Conure

Seperti jenis burung lainnya dalam daftar ini, ada banyak jenis burung Conure yang berbeda dan semua burung Conure adalah jenis burung parrot. Karena itulah Conure juga membutuhkan banyak stimulasi mental dan pengayaan agar otak cerdas mereka tetap sibuk.

Banyak latihan, mainan, dan kegiatan sosial adalah keharusan untuk Conure. Baik itu Conure jenis Green-cheeked, Jenday, atau Sun, semua Conure pasti akan menunjukkan seberapa pintar mereka sesungguhnya.

Lihat juga : burung murai batu

Komentar