Home » Ikan Hias » Aquascape » 30 Tanaman Aquascape Low Light yang Mudah Dirawat

30 Tanaman Aquascape Low Light yang Mudah Dirawat

Membuat akuarium berisi tanaman di rumah bisa menjadi hobi yang menarik dan bermanfaat. Bila Anda tidak ingin membuat setup aquascape menyeluruh dengan intensitas pencahayaan tinggi, maka akuarium dengan pencahayaan rendah adalah solusinya. Kabar baiknya, ada banyak jenis tanaman low light untuk aquascape. Dengan begitu banyaknya pilihan flora air, bagaimana seorang pemula memilih tanaman yang tepat? Kami telah membuat daftar komprehensif berisi 30 tanaman akuarium low light terbaik yang ideal untuk pemula dan veteran.

Aquascape Rendah Cahaya

Karena setiap akuarium (dan aquarist) unik, tidak ada spesies tanaman yang akan cocok untuk semua orang, termasuk Anda. Karena itulah daftar ini mencakup sistem penilaian praktis yang memberi peringkat pada setiap tanaman berdasarkan tingkat pencahayaan yang diperlukan, tingkat perawatan yang diperlukan, dan kompatibilitas/kecocokannya dengan tanaman dan ikan lain.

Jika ini adalah pertama kalinya Anda menanam tanaman air rendah cahaya, maka Anda beruntung! Setiap tanaman di sini cukup mudah dirawat. Mereka membutuhkan sedikit pemupukan, penerangan, suplementasi CO2, dan umumnya toleran terhadap kondisi air.

30 tanaman low light untuk aquascape

Berikut adalah beberapa spesies tanaman akuarium rendah cahaya yang kami rekomendasikan untuk Anda.

1. Java Moss (Vesicularia dubyana)

Tanaman Aquascape Java Moss

Java moss adalah lumut yang sangat umum yang tumbuh secara alami di bebatuan dan pohon di zona iklim tropis. Karena tidak memiliki akar, lumut ini dapat mengapung di air untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya.

Tanaman ini juga akan menempel pada dekorasi akuarium atau substrat. Java moss ditandai oleh daunnya yang kecil berbentuk oval, yang berguna untuk menyamarkan peralatan akuarium yang tidak menarik seperti filter. Moss akan dengan mudah menempel pada permukaan berpori sehingga cocok untuk dekorasi.

Java moss tumbuh lambat tetapi menarik perhatian karena mampu menyaring nutrisi yang dibutuhkan langsung dari air melalui daunnya. Ukurannya dapat sangat bervariasi; moss dapat dicetak menjadi berbagai bentuk atau digunakan sebagai karpet, sehingga ukurannya terserah Anda.

Yang perlu ditahui, moss bisa menjadi jelek jika tidak dirawat dengan baik; spesies lumut air lainnya seperti Christmas moss mungkin lebih sesuai dengan kebutuhan Anda jika Anda lebih suka sesuatu yang lebih rapi.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah, tetapi lebih banyak cahaya dapat diberikan untuk mendorong pertumbuhan. Terlalu banyak cahaya akan menyebabkan pertumbuhan berlebih.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik. Ini menyediakan perlindungan yang besar untuk ikan kecil, invertebrata, telur, dan burayak. Java moss lebih suka menempel pada batu dan permukaan keras lainnya dan tidak berakar dengan baik di kerikil.

2. Green Hygro (Hygrophila polysperma)

Tanaman Aquascape Green Hygro

Green hygro adalah tanaman batang yang tumbuh cepat dengan daun panjang. Warnanya dapat bervariasi dari hijau, coklat, hingga merah tergantung pada pencahayaan yang disediakan. Tanaman ini lebih suka substrat yang besar untuk menambatkan akarnya, jadi pastikan untuk memilih substrat akuarium yang ditanami dengan baik.

Untuk mencegah kecoklatan, gunakan hanya pencahayaan rendah. Karena pertumbuhan green hygro yang subur, tanaman ini dianggap sebagai gulma dan dilarang di beberapa negara. Green hygro adalah tanaman yang produktif dan dapat lepas kendali bila kondisinya ideal. Peningkatan CO2 juga bisa membantu tetapi tidak sepenuhnya diperlukan.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah, kecoklatan akan terjadi dengan pencahayaan berlebih. Pertumbuhan yang cepat akan terjadi bahkan dalam cahaya yang sangat rendah.

Tingkat perawatan: Pemula-menengah.

Kompatibilitas: Baik, tetapi harus sering dipangkas untuk mencegahnya tumbuh berlebihan. Hindari menanamnya dalam akuarium berisi ikan mas koki karena tanaman ini kemungkinan akan membuat mas koki makan berlebihan dan pada akhirnya mati dengan cepat.

3. Sunset Hygro (Hygrophila polysperma ‘Rosanervig’)

Tanaman Aquascape Sunset Hygro

Sunset hygro adalah kerabat dekat dari green hygro dengan perbedaan utama adalah warna daunnya. Sunset hygro memiliki daun merah-merah muda dengan pembuluh putih. Seperti green hygro, tanaman akuatik ini harus sering dipangkas dengan gunting atau cukup dicabut tanaman barunya dengan tangan. Selain itu, untuk menjaga warna merah cerah daunnya, air harus mengandung kadar zat besi yang sesuai.

Varietas merah dan hijau merupakan tanaman indikator yang baik dalam akuarium berpencahayaan rendah. Jika tingkat nutrisi atau masalah lain muncul, mereka cenderung mengugurkan daunnya, menandakan adanya masalah.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah-sedang.

Tingkat perawatan: Pemula-menengah.

Kompatibilitas: Baik, tetapi harus dipangkas agar tidak menguasai akuarium.

4. Rotala Rotundifolia

Tanaman Aquascape Rotala Rotundifolia

Rotala rotundfolia adalah tanaman akuatik yang dikenal karena warnanya yang merah muda dan daun bundarnya yang sempit, yang bila dibiarkan tumbuh ke permukaan air akan mengalir ke bawah dalam pola pertumbuhan lebat.

Tanaman ini bisa tumbuh sangat cepat dan membutuhkan pencahayaan yang tepat untuk mencapai pewarnaan yang optimal. Seperti hygro, rotala juga harus sering dipangkas untuk menghindari pertumbuhan berlebih. Rotala umumnya tidak melebihi 15 cm lebarnya, tetapi akan terus tumbuh secara vertikal dan memanjat sisi akuarium.

Perlu disebutkan bahwa meski Rotala rotundifolia akan mentolerir dan bahkan berkembang di akuarium berpencahayaan rendah. Tanaman ini hanya menunjukkan rona merah mudanya ketika diberi pencahayaan yang lebih terang.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Sedang. Cahaya yang terlalu rendah akan menghasilkan daun kuning-hijau. Dapat tumbuh sebagai tanaman rendah cahaya selama nutrisi mikronya tercukupi.

Tingkat perawatan: Pemula-menengah.

Kompatibilitas: Baik, tetapi harus dipangkas untuk menghindari pertumbuhan yang produktif.

Baca Juga: Panduan Lengkap Aquascape: Jenis, Cara Setup, Peralatan, Ikan, Tanaman

5. Rotala indica

Tanaman Aquascape Rotala Indica

Rotala indica (Indian toothcup) terkait erat dengan rotundifolia, dengan hanya beberapa perbedaan kecil. Indica memiliki daun lebih bulat yang cenderung tetap hijau terlepas dari kondisi pencahayaan, sementara hanya batangnya yang menyajikan rona kemerahan.

Kedua spesies ini dapat ditanam secara individu atau dalam kelompok kecil, tetapi akan membutuhkan pemangkasan besar-besaran. Selain itu, indica tidak membutuhkan cahaya sebanyak rotundifolia untuk mempertahankan warnanya serta tidak akan tumbuh dengan cepat.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah.

Tingkat perawatan: Pemula-menengah.

Kompatibilitas: Baik, tetapi harus dipangkas untuk menghindari pertumbuhan yang produktif. Tanaman ini membutuhkan lebih sedikit cahaya dibandingkan Rotala rotundifolia.

6. Hornwort (Ceratophylum demersum)

Tanaman Aquascape Hornwort

Hornwort memiliki pola dedaunan unik yang membuatnya dijuluki “Coontail.” Daunnya tumbuh ke luar dalam banyak tunas yang memberikan penampilan ekor yang lebat. Hornwort berwarna hijau terang dan tidak memiliki akar sejati sehingga tidak memerlukan substrat padat. Tanaman ini akan menempel pada benda-benda di akuarium atau dapat mengambang bebas di dalam air. Hornwort tumbuh dengan cepat dan menyediakan habitat yang baik untuk ikan yang baru lahir.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah-sedang.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik.

7. Java Fern (Microsorum pteropus)

Tanaman Aquascape Java Fern

Java fern adalah tanaman serbaguna yang ideal dan lebih menyukai akuarium dengan cahaya rendah. Java fern lambat tumbuh pada awalnya, tetapi secara bertahap akan mulai menyebar di akuarium hingga akhirnya mencapai tinggi 30-35 cm dan lebar sekitar 15 cm. Daunnya dapat sangat bervariasi antar varietas, umumnya panjang dan tipis.

Java fern dapat tumbuh subur ketika dikaitkan ke bagian bawah akuarium dengan kerikil atau mengapung di dalam akuarium, di mana mereka akhirnya akan menemukan objek untuk mengikatkan akarnya. Ini adalah tanaman bagus yang tidak membutuhkan pencahayaan khusus, tetapi tidak boleh mendapat pencahayaan yang terlalu intens.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Sedang-rendah.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik.

8. Parrots Feather (Myriophyllum aquaticum)

Tanaman Aquascape Parrots Feather

Dedaunan hijaunya yang rimbun dengan tekstur unik membuat parrots feather menonjol di antara tanaman air lainnya. Tanaman ini populer digunakan sebagai tempat berteduh dan persembunyian untuk hewan air. Seperti hornwort, tanaman ini cenderung mengapung di air, tetapi dapat menambatkan diri pada substrat dangkal.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Sedang-tinggi, yang dapat dicapai dengan menempatkan akuarium di dekat jendela selain penggunaan pencahayaan rendah di dalam akuarium.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik, terutama dengan ikan mas, ikan guppy, dan ikan kecil.

9. Moneywort (Bocapa monnieri)

Tanaman Aquascape Moneywort

Moneywort adalah tanaman merayap yang dikenal dengan banyak nama dan biasanya digunakan untuk menambah warna akuarium. Moneywort memiliki daun kecil berwarna hijau terang yang tumbuh ke atas di sepanjang batangnya yang kokoh. Tunas moneywort sering ditanam berdekatan untuk menciptakan kontras di antara tanaman lain. Moneywort cenderung tumbuh secara vertikal, mencapai ketinggian sekitar 15-20 cm.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Sedang.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik, tumbuh subur di sebagian besar lingkungan akuarium.

10. Brazilian Pennywort (Hydrocotyle leucocephala)

Tanaman Aquascape Brazilian Pennywort

Daun Brazilian pennywort berwarna hijau muda dan berbentuk seperti kacang yang bercabang dari batang yang menjalar. Seperti banyak tanaman lainnya, tanaman ini dapat dipelihara sebagai tanaman terapung atau dapat diikatkan ke substrat. Pennywort adalah tanaman yang tumbuh cepat sehingga harus sering dipangkas, tetapi ini akan sepadan dengan usaha Anda karena pennywort merupakan tanaman yang sangat menarik dan dapat digunakan di mana saja di dalam akuarium.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Apa pun, tetapi pencahayaan rendah sudah cukup untuk menghambat pertumbuhan berlebih.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Seharusnya tidak dimasukkan dalam akuarium berisi ikan mas koki atau cichlid karena ini adalah tanaman yang relatif lembut.

11. Crypt wendtii

Tanaman Aquascape Crypt Wendtii

Crypt wendtii adalah spesies tanaman yang sangat bervariasi yang dapat memiliki daun coklat, merah, atau hijau dalam berbagai tekstur dan ukuran. Umumnya daunnya panjang dengan ujung-ujung yang melambai, dan daunnya bisa mencapai panjang di atas 45 cm. Crypt wendtii adalah tanaman populer karena sifatnya yang fleksibel dan dapat digunakan sebagai titik fokus dalam akuarium.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Berkembang dalam kondisi pencahayaan apa pun.

Tingkat perawatan: Menengah. Sangat sensitif terhadap perubahan kondisi di dalam akuarium.

Kompatibilitas: Baik, tetapi sebaiknya tidak dimasukkan dalam akuarium cichlid yang bisa merobek daunnya.

12. Crypt balansae

Tanaman Aquascape Crypt Balansae

Daun crypt balansae panjang dan tipis dengan tepi berkerut yang unik. Tanaman ini cenderung terbentuk dalam rumpun padat yang menyediakan tempat persembunyian yang cocok untuk hewan air. Crypt balansae tumbuh relatif lambat, tetapi memiliki tekstur dan penampilan yang unik. Ini adalah tanaman background dan mid-ground yang bagus.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Sedang-tinggi.

Tingkat perawatan: Menengah. Sangat sensitif terhadap perubahan kondisi di dalam akuarium.

Kompatibilitas: Baik, tetapi sebaiknya tidak dimasukkan dalam akuarium cichlid yang bisa merobek daunnya.

13. Crypt spiralis

Tanaman Aquascape Crypt Spiralis

Tanaman lain dari genus Crypt, crypt spiralis menampilkan daun tipis panjang yang membentuk spiral longgar saat mereka tumbuh hingga 60 cm panjangnya. Daun spiralis sedikit lebih tebal dari Crypt lainnya. Tanaman ini perlahan-lahan masih cenderung menumbuhkan tunas di seluruh akuarium.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Sedang.

Tingkat perawatan: Pemula-menengah. Sangat sensitif terhadap perubahan kondisi di dalam akuarium.

Kompatibilitas: Baik, tetapi sebaiknya tidak dimasukkan dalam akuarium cichlid yang bisa merobek daunnya.

14. Guppy Grass (Najas guadalupensis)

Tanaman Aquascape Guppy Grass

Guppy grass mendapatkan namanya karena kegunaannya sebagai tanaman “perawatan” untuk bayi guppy. Tanaman ini memiliki daun hijau tipis yang tumbuh di rumpun padat. Guppy grass cenderung mengapung di akuarium dan akan tumbuh dengan stabil. Soal fleksibilitas, sulit mengalahkan guppy grass. Entah Anda ingin mengikatnya di substrat, membiarkan mengapung, menggunakan pencahayaan rendah atau tinggi, tanaman ini akan tumbuh subur di akuarium apa pun!

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Apa saja; rendah sudah cukup.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik, terutama untuk burayak guppy.

15. Anubias Barteri

Tanaman Aquascape Anubias Barteri

Anubias barteri memiliki daun berbentuk hati atau panah besar yang berwarna hijau cerah dan memiliki tepi bergelombang. Tanaman ini tetap relatif kecil, tingginya sekitar 15 cm dan lebar 12 cm. Ini adalah tanaman yang tumbuh lambat dengan daun-daun yang kuat dan keras berasa pahit yang tidak enak bagi kebanyakan ikan dan invertebrata pemakan tumbuhan.

Namun daun lebarnya cenderung mendorong pertumbuhan ganggang. Memasangkan Anubias dengan ikan dan invertebrata pemakan alga akan membantu menjaga tanaman yang terlihat mencolok ini tetap cantik.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah-sedang.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik; cukup sehat untuk bertahan bahkan dari penghuni akuarium yang paling menyukai tanaman.

16. Anubias Nana

Tanaman Aquascape Anubias Nana

Anubias nana adalah kerabat yang lebih kecil dari Anubias barteri, meskipun kedua spesies ini memiliki daun besar relatif terhadap ukuran keseluruhan tanaman. Nana adalah tanaman rendah dan lebat yang menyebar lambat dan biasanya menempel pada kayu apung atau benda lain di akuarium. Seperti barteri, mereka memiliki daun berbentuk panah dan tanamannya relatif kecil.

Spesies anubias bisa menjadi tambahan yang bagus untuk akuarium berisi ikan pemakan tumbuhan. Daunnya yang besar dan kenyal cukup pahit dan keras; hanya sedikit ikan dan invertebrata yang akan mengganggu tanaman anubias.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik; cukup sehat untuk bertahan bahkan dari penghuni akuarium yang paling menyukai tanaman.

17. Pelia (Monosolenium tenerum)

Tanaman Aquascape Pelia

Meskipun pelia secara visual sangat mirip dengan moss/lumut, ini adalah tanaman berbeda yang memiliki fungsi berbeda dari kebanyakan moss. Tidak seperti moss, pelia tidak menempel pada struktur tertentu dan tumbuh dengan cepat di karpet tebal. Pelia tenggelam secara alami dan dapat melayang bebas atau dapat ditambatkan menggunakan jaring atau pancing. Pelia umumnya digunakan untuk aquascaping dan merupakan pilihan populer karena struktur tunasnya yang unik.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah-sedang.

Tingkat perawatan: Pemula-menengah.

Kompatibilitas: Sedang. Sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam akuarium berisi ikan yang kasar atau ikan kawanan yang dapat dengan mudah merusak pelia yang rapuh.

18. Waterwheel Plant (Aldrovanda vesiculosa)

Tanaman Aquascape Waterwheel Plant

Waterwheel plant adalah salah satu tanaman air paling eksotis yang dibahas sejauh ini. Tanaman ini kerap disamakan dengan venus flytrap akuatik. Perbandingan ini tepat karena Waterwheel plant memiliki perangkap karnivora kecil di akhir setiap ujungnya. Tanaman ini memakan serangga air dan cenderung mengambang bebas di permukaan air untuk “memburu” mangsanya.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Sedang hingga penuh.

Tingkat perawatan: Menengah-mahir.

Kompatibilitas: Tanaman ini membutuhkan makanan daging, bisa dipasok dengan daphnia, serangga, keong, berudu, nyamuk, dan lainnya. Ini harus dipertimbangkan sebelum memasukkan tanaman ini ke akuarium.

19. Bacopa (Bacopa caroliniana)

Tanaman-Aquascape Lemon Bacopa

Tumbuhan akuatik klasik lainnya, Bacopa, dikenali lewat daun lonjongnya yang tumbuh saling berhadapan, menciptakan “tangga” di setiap tangkai. Bacopa bervariasi warnanya, dari kuning kehijauan yang cerah sampai coklat, dan harus dilengkapi dengan substrat yang cukup untuk berakar. Ini adalah tanaman yang tumbuh lambat yang dapat mencapai tinggi hingga 30 cm.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah-sedang.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik.

20. American Waterweed (Elodea canadensis)

Tanaman Aquascape American Waterweed

Elodea adalah tanaman bertangkai panjang yang tumbuh cepat. Mereka bisa tumbuh mengambang atau berakar di substrat dan menyediakan naungan yang cukup untuk ikan kecil. Elodea umumnya tumbuh secara alami di kolam dan danau di Amerika Utara. Ini adalah makanan pokok bagi banyak hewan air seperti bebek, kura-kura, beaver, dan lainnya.

Namun, elodea dianggap sebagai spesies invasif di beberapa negara. Ikan vegetarian sangat menyukai elodea karena daunnya yang lembut dan pertumbuhannya yang cepat.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Bagus, tetapi banyak ikan dan hewan air menjadikan elodea sebagai sumber makanan utamanya. Tanaman ini sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam akuarium berisi ikan yang memakan tanaman lunak, kecuali jika tanaman sengaja disediakan sebagai sumber makanan.

21. Micro Crypt (Cryptocoryne petchii)

Tanaman Aquascape Micro Crypt

Seperti crypt yang dijelaskan di atas, micro crypt adalah tanaman yang tumbuh lambat dengan daun tipis dan panjang yang memiliki tepi yang agak berkerut. Ini adalah yang terkecil dari varietas crypt, tinggi penuhnya hanya beberapa cm.

Seperti crypt kerdil lainnya, C. petchii menghuni aliran air yang deras dan teduh di Sri Lanka. Meski tumbuh lambat, tanaman ini juga cukup kuat dan ringan. Banyak crypt dapat dibeli sebagai umbi di toko aquascape, yang memungkinkan Anda untuk membangun sistem perakaran yang sehat untuk tanaman baru Anda seiring waktu.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Baik, tetapi sebaiknya tidak dimasukkan dalam akuarium cichlid yang bisa merobek daunnya.

22. Red Ludwigia (Ludwigia repens)

Tanaman Aquascape Red Ludwigia

Red Ludwigia adalah tanaman favorit aquarist karena memamerkan dedaunan merah cerah dalam pencahayaan yang tepat. Ini adalah tanaman batang yang tumbuh cepat dan membutuhkan pemangkasan teratur. Seringkali kelompok besar tunas ditanam bersama. Tanaman ini biasanya dimasukkan dalam latar depan akuarium dan ini mudah untuk dipelihara setelah ditanam di substrat.

Sebagai flora asli Amerika Utara, red Ludwigia toleran terhadap suhu air dingin serendah 18 derajat Celsius, tetapi lebih suka suhu yang lebih hangat dari 23 hingga 26 derajat Celsius. Setelah mapan dan diberi makan sesekali, warna kemerahan di bagian bawah daunnya akan terlihat.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Sedang. Cahaya yang terlalu rendah akan menyebabkan hilangnya daun dan mengurangi warnanya.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik.

23. Marimo Ball

Tanaman Aquascape Marimo Ball

Umumnya dikira sebagai lumut, Marimo ball sebenarnya adalah bola ganggang yang tumbuh secara radial, secara alami membentuk bola. Tanaman akuarium berpencahayaan rendah ini tumbuh sangat lambat, tetapi sangat mudah dirawat dan memiliki umur yang panjang. Mereka adalah favorit karena penampilan uniknya dan biasanya digunakan sebagai dekorasi.

Marimo moss ball lebih menyukai arus untuk mempertahankan bentuknya. Dalam akuarium cahaya rendah tanpa powerhead atau filtrasi yang kuat, mereka bisa memipih dari waktu ke waktu. Mereka juga lebih suka air bersih dan sejuk, mirip dengan kolam asli tempat mereka berasal. Pemupukan berlebih dapat membunuh tanaman air yang agak sensitif ini.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Cahaya rendah untuk menghindari kecoklatan.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik, tetapi selalu pantau untuk memastikan bahwa ikan tidak memakannya secara berlebihan dan mengganggu pertumbuhannya. Ini adalah pilihan populer untuk akuarium cupang dan sebaiknya tidak digunakan dalam akuarium ikan mas koki.

24. African Water Fern – (Bolbitis heudelotii)

Tanaman Aquascape African Water Fern

African water fern (pakis air Afrika) adalah tanaman kuat dengan tangkai panjang dan daun hijau tua yang lembut. Pakis ini tumbuh sangat lambat, tetapi bisa tumbuh hingga 40-45 cm. African water fern mengikatkan diri ke batu, kulit kayu, atau substrat dan secara alami akan menambatkan diri.

Ini adalah tanaman cahaya rendah yang bagus, tetapi lebih suka diberi makan dan CO2 tambahan untuk menunjang pertumbuhannya.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah-sedang.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik, terutama jika dipasangkan dengan ikan atau udang pemakan ganggang.

25. Coffee Leaf Anubias – (Anubias barteri v. ‘Coffeefolia’)

Tanaman Aquascape Coffee Leaf Anubias

Coffee leaf anubias dikenal karena daunnya yang panjang dan bergelombang yang menyebar dari tanaman, tumbuh melebar alih-alih tinggi. Daun mudanya berwarna coklat moka yang akhirnya akan berubah menjadi hijau gelap sebagaimana anubias pada umumnya.

Seperti spesies anubias lainnya, coffee leaf anubias cenderung tumbuh cukup lambat dan tidak boleh ditanam ke dalam substrat karena mengubur rimpang biasanya akan mematikan tanaman ini. Semua spesies anubias lebih suka ditambatkan ke kayu apung, batu, atau bahkan pipa filter. Cukup ambil karet gelang dan ikat coffee leaf anubias muda; pada saat ikatan meluruh, tanaman ini sudah tertambat sendiri dengan aman!

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah.

Tingkat perawatan: Pemula.

Kompatibilitas: Sangat baik, terutama ketika dipasangkan dengan ikan pemakan ganggang.

26. Duckweed

Tanaman Aquascape Duckweed

Duckweed (Lemnaceae) adalah tanaman yang menarik. Mereka adalah tanaman rendah cahaya yang baik karena mereka mengambang di permukaan air untuk menyerap cahaya langsung. Dan berkat pertumbuhannya yang melimpah dan kemampuan untuk mentolerir hampir semua kondisi air, duckweed akan membentuk karpet hijau yang cantik. Tanaman ini bisa berfungsi sebagai spons nutrisi yang luar biasa, menyerap bahan organik yang tidak memicu pertumbuhan alga dan hal lain yang tidak diinginkan.

Beberapa aquarist memasangkan duckweed dengan tanaman plastik terendam atau tanaman toleran cahaya rendah ekstrim seperti Java moss atau Java fern. Duckweed menciptakan naungan, tampilan alami yang indah, dan berfungsi sebagai filter biologis. Ingatlah bahwa jika Anda memutuskan untuk menyingkirkannya, Anda harus sangat teliti karena tanaman ini dapat beregenerasi bahkan dari satu tanaman yang tersisa!

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah.

Tingkat perawatan: Sangat Mudah.

Kompatibilitas: Spons nutrisi dan tanaman pengontrol alga yang hebat; Waspadalah, tanaman ini punya kecenderungan untuk tumbuh di luar kendali!

27. Banana Plant (Nymphoides aquatica)

Tanaman Aquascape Banana Plant

Banana plant tidak sekuat beberapa tanaman lain di sini karena mereka lebih suka pencahayaan sedang. Namun, mereka akan hidup dengan baik di akuarium berpencahayaan rendah karena memiliki akar berbentuk pisang. Umbi khusus ini mengandung nutrisi tambahan untuk kondisi sulit, yang akan disadap tanaman untuk membuat daun seperti bantalan teratai yang akan naik ke permukaan untuk mendapatkan paparan cahaya yang optimal.

Bila pencahayaan yang terang akan mendorong banana plant untuk membuat lebih banyak dedaunan bawah air dengan warna merah keunguan yang menarik, tanaman ini akan dengan cepat mengirimkan sejumlah daun bantalan teratai jika dipelihara dalam akuarium berpencahayaan rendah.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah-sedang.

Tingkat perawatan: Mudah.

Kompatibilitas: Cocok untuk semua akuarium; Waspadalah terhadap siput karena mereka suka mengkonsumsi umbi berdagingnya yang akan membunuh tanaman ini.

28. Water Wisteria (Hygrophila difformis)

Tanaman Aquascape Water Wisteria

Meski water wisteria akan tumbuh dengan baik di akuarium berpencahayaan rendah, perlu diketahui bahwa bentuk pertumbuhannya bervariasi tergantung pada pencahayaan. Tanaman ini memanfaatkan lebar daunnya untuk memaksimalkan paparan cahaya sampai dipindah ke lingkungan berpencahayaan tinggi, di mana mereka akan berubah menjadi tanaman berdaun halus dan hampir berbulu yang terlihat seperti spesies yang sama sekali berbeda!

Water wisteria sedikit lebih menuntut dalam hal nutrisi, lebih menyukai CO2 dan pemupukan tambahan untuk mencapai pertumbuhan yang optimal.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah-tinggi.

Tingkat perawatan: Menengah.

Kompatibilitas: Sangat baik dan memiliki penampilan berbeda berdasarkan tingkat pencahayaan dan nutrisi.

29. Lemon Bacopa (Bacopa caroliniana ‘lemon bacopa’)

Lemon Bacopa

Sebagai tanaman batang yang tumbuh lambat, lemon bacopa lebih suka ditanam dalam kelompok kecil di mana mereka akan bergerak ke permukaan dan bahkan menghasilkan bunga ungu kecil. Daunnya yang diremas akan mengeluarkan aroma lemon yang khas, oleh karena itu mereka dinamai lemon bacopa.

Tanaman ini gampang dirawat dan tidak membutuhkan banyak pencahayaan atau pemberian makanan tambahan. Lemon bacopa adalah salah satu tanaman akuarium berpencahayaan rendah terbaik di pasaran. Mereka sangat mudah perbanyakannya; cukup potong bagiannya dan masukkan ke kerikil. Dalam beberapa hari, tunas baru akan menumbuhkan akar yang akan masuk ke substrat sebagai tanaman baru.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah-sedang.

Tingkat perawatan: Mudah.

Kompatibilitas: Sangat cocok di sebagian besar akuarium; memiliki bau yang menyenangkan ketika diremas!

30. Peacock Moss

Tanaman Aquascape Peacock Moss

Taxiphyllum sp. “Peacock” adalah pendatang baru di dunia lumut air yang menarik. Dengan warna agak biru-hijau dan pola pertumbuhan rapi mirip dengan pohon pinus mini, peacock moss adalah alternatif Java moss yang kuat, namun menarik untuk dijadikan tanaman di akuarium rendah cahaya.

Meskipun sama kuatnya, mereka tumbuh agak lambat, artinya butuh perawatan yang jauh lebih sedikit untuk tetap terlihat bagus. Peacock moss menyukai pemupukan sesekali dan bahkan CO2 tambahan jika dipelihara dalam akuarium penuh tanaman. Mereka juga termasuk tanaman air dingin karena lebih suka suhu tidak lebih dari 23 derajat Celsius.

Tingkat pencahayaan yang diperlukan: Rendah.

Tingkat perawatan: Menengah.

Kompatibilitas: Lebih rapi dibandingkan dengan Java moss; cahaya rendah sangat penting untuk lumut air yang tinggal di tempat teduh ini.

Penutup

Lihat juga : udang hias

Memilih kombinasi tanaman terbaik untuk akuarium berpencahayaan rendah adalah langkah yang sangat penting bagi pemula. Dengan mengikuti panduan lengkap kami di atas, pemilik akuarium dari tingkat keterampilan apa pun pasti dapat mengatur ekosistem flora yang beragam dan cocok di akuarium mereka.

Meskipun sebagian besar spesies yang telah kita bahas dalam panduan ini memiliki persyaratan cahaya yang relatif rendah dan cenderung mudah hidup, ingatlah untuk selalu merawat akuarium Anda dengan benar. Penggantian air mingguan atau dua mingguan adalah suatu keharusan, terutama bagi mereka yang memutuskan untuk memelihara tanaman akuatik.

Dengan perawatan yang tepat dan pengaturan yang baik, akuarium Anda yang ditanami ini akan berkembang selama bertahun-tahun ke depan!

Komentar