Home » Ikan Hias » Aquascape » 21 Jenis Tanaman Air Populer untuk Akuarium atau Aquascape

21 Jenis Tanaman Air Populer untuk Akuarium atau Aquascape

Jika Anda pernah memiliki akuarium air tawar, maka Anda pasti tahu betapa indahnya akuarium yang diisi banyak tanaman air asli, bukan tanaman plastik. Jangan salah, tanaman plastik juga memiliki penggemar tersendiri, tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan tampilan akuarium air tawar yang dipenuhi tanaman air hidup yang sehat. Dalam artikel ini, kami akan mengulas 21 spesies tanaman akuarium populer yang sempurna untuk akuarium rumah.

Tanaman air aquascape

Tumbuhan akuatik memainkan peran penting dalam akuarium Anda. Mereka memberikan tempat berlindung untuk ikan, tempat berkembang biak, serta tempat merawat anak-anak mereka. Namun manfaat terbesar tanaman hidup di dalam akuarium ikan adalah mereka bisa menyuplai oksigen (O2) dan menyerap karbon dioksida (CO2) dan amonia (NH3) yang dihasilkan ikan. Ini bermanfaat untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup penghuni akuarium Anda.

21 jenis tanaman air hidup terbaik untuk akuarium ikan hias atau Aquascape Anda :

21. Moneywort

Gambar Tanaman Air Moneywort

Moneywort, juga dikenal sebagai Brahmi di kalangan herbalis, adalah tanaman akuarium yang mudah tumbuh sempurna untuk akuarium rumah air tawar. Warnanya hijau terang dan hampir limau dalam kondisi pencahayaan yang tepat, membuatnya menjadi tanaman yang menarik untuk akuarium apa pun. Mereka amfibi dan bisa tumbuh sebagian atau seluruhnya tenggelam dalam air.

Moneywort rata-rata tumbuh hingga 30 cm, tetapi dalam kondisi yang tepat mereka dapat tumbuh lebih tinggi. Tanaman ini sering terlihat tumbuh secara horizontal sampai mencapai permukaan air. Jika dibiarkan tidak terpotong, mereka akan memanjangkan cabangnya keluar dari air. Moneywort biasa digunakan di akuarium dan vivarium berkat kemampuannya untuk tumbuh baik di dalam air maupun di atas permukaan air.

Moneywort bisa rentan terhadap fluktuasi suhu air dan dapat dengan cepat memburuk kondisinya jika suhu air tidak stabil.

20. Hornwort

Gambar Tanaman Air Hornwort

Hornwort adalah salah satu tanaman akuarium termudah untuk tumbuh dan dapat tumbuh mengambang atau berakar di substrat akuarium. Tanaman akuarium ini sangat kuat, cepat tumbuh, dan di alam liar mereka invasif karena diketahui bisa mengambil alih dan mendominasi vegetasi sungai. Hornwort telah menjadi masalah di tempat-tempat seperti Selandia Baru di mana populasinya melampaui spesies tanaman asli.

Tanaman ini tumbuh cepat dan menyediakan area yang lebat/padat untuk ikan untuk melarikan diri dan bersembunyi di antaranya. Hornwort seringkali menggugurkan daunnya yang dapat menjadi makanan untuk beberapa jenis ikan. Jika perontokannya terlalu berlebihan, Anda cukup membuang sisa daun yang mengambang di permukaan dengan saringan halus.

Hornwort adalah tanaman yang cantik; warnanya hijau tua, meskipun dedaunan hijau muda bisa muncul di perairan yang lebih hangat. Hornwort sangat direkomendasikan untuk pemula karena kuat dan mudah tumbuh.

19. Rotala rotundifolia

Gambar Tanaman Air Rotala rotundifolia

Jika Anda ingin menambahkan percikan warna ke dalam akuarium Anda, Anda cukup menambahkan beberapa tanaman Rotala rotundifolia.

Rotala rotundifolia berasal dari Asia Tenggara dengan batang sepanjang 15-30 cm serta daun panjang dan sempit. Spesies rotala ini mudah tumbuh dan bisa jadi tanaman yang sempurna untuk sebagian besar akuarium rumahan, meskipun mereka membutuhkan cahaya yang baik untuk menghasilkan daun merah.

Sayangnya, beberapa ikan suka memakan tanaman ini, jadi jika Anda memiliki ikan pemakan tumbuhan yang lebih besar tanaman ini mungkin tidak akan bertahan lama. Namun di akuarium komunitas dengan pilihan ikan tropis kecil yang damai, Rotala rotundifolia akan menjadi tambahan yang bagus.

Rotala rotundifolia menumbuhkan tunas samping dan membentuk tanaman padat dan bersemak. Ini dapat menyebabkan masalah dalam pencahayaan rendah karena sulit bagi cahaya untuk mencapai daun bawah, sehingga tanaman harus sering dipangkas.

18. Pygmy Chain Sword (daun sempit)

Gambar Tanaman Air Pygmy Chain Sword

Jika Anda mencari tanaman untuk latar depan akuarium Anda, ini dia pilihannya. Di bawah kondisi pencahayaan yang tepat, pygmy chain sword dapat membentuk karpet hijau muda yang indah yang akan tumbuh dan menyebar dengan cepat. Tanaman ini bisa menahan suhu dari 18 hingga 26 derajat Celsius, tetapi akan tumbuh lebih baik jika berakar di substrat tanah karena mereka membutuhkan banyak nutrisi untuk berkembang.

Stolon yang tumbuh dari tanaman dewasa yang sehat akan tumbuh di bagian bawah akuarium. Ketika tanaman masih muda -sekitar setengah ukuran tanaman yang sudah dewasa- Anda dapat membagi akarnya agar dapat tumbuh terpisah satu sama lain. Ini adalah cara tercepat agar tanaman ini tumbuh lebih banyak dan membentuk karpet di latar depan akuarium Anda.

Pygmy chain sword juga dapat menghasilkan benih yang dapat digunakan untuk mengolah tanaman baru dan digunakan untuk perbanyakan.

17. Hygrophila polysperma

Gambar Tanaman Air Hygrophila polysperma

Ini adalah salah satu tanaman akuarium favorit aquascaper. Hygrophila polysperma terlihat sangat halus, tetapi sebenarnya sangat kuat dan mudah tumbuh. Mereka juga umum dijual di sebagian besar toko akuarium dan sangat direkomendasikan untuk pemula.

Tanaman akuarium ini sangat mudah tumbuh sehingga perlu sering dipangkas agar tidak menghalangi dan menyalip pertumbuhan tanaman lain. Cukup cubit dan putuskan batangnya untuk memangkas.

Hygrophila polysperma sangat bervariasi bentuk dan warna daunnya, tergantung pada tingkat pencahayaan yang didapatkannya. Ini adalah tanaman yang sempurna untuk sebagian besar akuarium ikan tropis. Bahkan dedaunan yang gugur dan mengapung di permukaan akan mulai tumbuh jika tidak diambil.

16. Cryptocoryne wendtii

Gambar Tanaman Air Cryptocoryne wendtii

Cryptocoryne wendtii adalah tanaman akuarium latar depan yang sempurna untuk akuarium dengan air yang sedikit lebih keras, tetapi akan tumbuh di sebagian besar kondisi air akuarium. Menyajikan daun hijau yang indah setinggi 10-15 cm dengan roset selebar 8-15 cm. Tanaman ini juga tersedia dalam warna coklat tergantung pada kondisi pencahayaan. Bahkan, ada beberapa varietas sendiri.

Awalnya tanaman ini asli Sri Lanka di mana mereka biasanya ditemukan di sungai dan tumbuh di daerah teduh. telah menjadi spesies invasif di Florida dalam beberapa tahun terakhir yang merupakan bukti sifat tahan bantingnya dan kemampuannya untuk tumbuh dalam berbagai kondisi air.

Untuk memperbanyak tanaman akuatik ini, Anda dapat memisahkan dan membagi akarnya dan menanamnya kembali di area yang berbeda dari akuarium. Akar akan dengan cepat menempel dan tumbuh. Itu adalah salah satu cara termudah bagi Cryptocorynes untuk tumbuh dan menyebar.

15. Anubia nana

Gambar Tanaman Air Anubia nana

Jika yang Anda cari adalah tanaman yang bisa menempel pada batu dan kayu apung, Anubias nana mungkin yang cocok untuk Anda. Tanaman hijau tua berdaun gelap ini akan menempel pada batu atau kayu yang Anda letakkan di dekat atau di atasnya.

Anubias nana tumbuh dengan mudah -sebagian atau seluruhnya tenggelam- namun rimpangnya harus berada di atas substrat akuarium atau melekat pada batu atau kayu. Anubias nana akan tumbuh dalam kisaran suhu yang bisa ditemukan di sebagian besar akuarium tropis rumahan, 22-28 derajat Celsius. Perbanyakannya mudah dengan membagi rimpang atau memisahkan tunas samping.

Daunnya memiliki penampilan gelap yang tebal dan sangat kuat yang dapat menahan ikan yang suka menempel pada daun seperti plecostomus, ikan pemakan ganggang, atau bahkan ikan yang suka makan daun tanaman. Anda harus mengangkat daun yang terlepas atau mati dari akuarium Anda dengan cepat. Mereka dapat segera membusuk dan jika tersedot ke filter dapat menyebabkan kekacauan.

14. Java Fern

Gambar Tanaman Air Java Fern

Java fern adalah tanaman akuarium lain yang sempurna untuk ditempelkan pada batu dan kayu. Ini adalah tanaman yang relatif lambat pertumbuhannya, tetapi setelah ditanam akan tumbuh dengan baik. Tanaman ini asli dari bagian Asia Tenggara dan pertama kali dideskripsikan oleh ahli botani Belanda-Jerman bernama Karl Ludwig Blume pada tahun 1833.

Jawa fern biasanya tumbuh di sepanjang tepi sungai dan aliran perairan tawar di Thailand, Malaysia, India, dan China. Tanaman ini menghasilkan tunas pada daun yang dapat tumbuh menjadi tanaman baru. Pangkalnya memiliki struktur seperti ranting tebal yang perlu berada di atas substrat, idealnya menempel pada batu atau kayu. Jika bagian tanaman ini tenggelam di bawah kerikil, dia akan membusuk dan mati.

Java fern sangat cocok untuk menciptakan setup sungai Amazon dan sering digunakan dalam akuarium cichlid dengan banyak kayu apung dan batu. Sebagian besar ikan tidak akan memakan Java fern. Jadi begitu menempel pada batu atau kayu apung, tanaman ini memiliki peluang bagus untuk bertahan hidup dan akan tumbuh bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah.

13. Amazon Sword

Gambar Tanaman Air Amazon Sword

Siapa pun yang pernah merawat akuarium ikan tropis mungkin juga pernah menanam Amazon sword. Saat ini, Amazon sword masih menjadi salah satu tanaman akuatik yang paling umum dijual. Tanaman ini berasal dari lembah Sungai Amazon yang sangat beragam dan indah dan mendapatkan nama umumnya dari dedaunannya yang tampak seperti pisau.

Amazon sword sering digunakan sebagai latar belakang akuarium aquascape dan dapat tumbuh hingga 40-45 cm yang sebagian besar terdiri atas daun. Tanaman yang mudah tumbuh ini sangat cocok untuk sebagian besar akuarium berkat ketahanannya terhadap suhu air dan kualitas air akuarium.

Amazon sword tidak mahal dan tersedia di sebagian besar toko aquascape, jadi tidak heran tanaman ini begitu populer. Batang bawahnya (rimpang) dapat tumbuh besar dan menembus jauh ke dalam substrat, yang dapat menyebabkan masalah jika Anda menggunakan filter undergravel. Daunnya berwarna terang dan menyebar luas mencapai bagian atas sebagian besar akuarium.

Amazon sword bisa tumbuh di sebagian besar lingkungan dan suplemen seperti pupuk tidak terlalu dibutuhkan untuk membuat tanaman ini berkembang.

12. Java Moss

Gambar Tanaman Air Java Moss

Tanaman lain yang sangat cocok untuk tumbuh di atas batu dan kayu apung adalah Java moss. Ini adalah tanaman asli Asia Tenggara, tepatnya dari Jawa (dan Indonesia), Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Vietnam. Java moss dapat ditemukan menempel pada batu dan kayu di atas dan di bawah permukaan air setempat.

Daun berbentuk oval memanjang dan berwarna hijau cerah dari jenis lumut Jawa yang terendam jauh lebih kecil daripada yang tumbuh di darat. Tumbuhan akuatik ini paling cocok untuk suhu akuarium antara 21 hingga 24 °Celsius, tetapi dapat hidup dalam suhu setinggi 29 hingga 32 °C. Di akuarium, Java moss dapat dengan cepat memberikan efek karpet yang luar biasa pada kayu dan substrat berpasir di sebagian besar akuarium rumahan.

Java moss tidak hanya terlihat menarik dan dapat menambah dimensi berbeda untuk tampilan dan nuansa akuarium Anda, tetapi juga dapat bermanfaat bagi ikan Anda. Tanaman ini dapat menyediakan makanan untuk burayak yang baru menetas, yang dapat sulit untuk diberi makan, dan juga menyediakan tempat tinggal bagi ikan dan udang yang lebih kecil. Java moss yang mengambang di permukaan akuarium bisa membantu memberikan keselamatan dan keamanan pada burayak dari ancaman predator.

11. Water Lettuce

Gambar Tanaman Air Water Lettuce

Berjalanlah ke taman apa pun dan Anda mungkin akan menemukan water lettuce alias selada air. Tanaman ini merupakan tanaman permukaan yang sempurna untuk memberikan warna, perlindungan, dan naungan untuk banyak kolam dan akuarium.

Sering disebut water cabbage atau Nile cabbage, water lettuce lebih cocok untuk kolam dan akuarium ikan air dingin daripada akuarium tropis. Tanaman ini dapat tumbuh antara 20-25 cm, tetapi biasanya lebih kecil jika ditanam di akuarium rumah. Water lettuce tumbuh mengambang di permukaan air dan daunnya membentuk roset, dengan akar padat dan terendam di bawahnya.

Ini adalah tanaman yang indah, tetapi ada tanaman terapung lain yang lebih cocok untuk akuarium ikan rumahan. Water lettuce paling baik digunakan untuk kolam outdoor. Mereka cocok dengan sebagian besar ikan tropis, meskipun ikan yang lebih besar memiliki kecenderungan untuk memakan akarnya yang akan dengan cepat membunuh tanaman. Akuarium rumahan yang mengandung ikan mas atau koi atau ikan herbivora besar lainnya harus dihindari karena mereka cenderung memakan akarnya dan bahkan tanaman itu sendiri.

10. Vallisneria spiralis

Gambar Tanaman Air Vallisneria spiralis

Daun pendeknya membuat tanaman ini cocok untuk akuarium kecil; daunnya juga cukup tipis sehingga tidak terlihat ‘menenggelamkan’ tanaman yang lebih kecil. Vallisneria spiralis adalah salah satu tanaman termudah untuk diperbanyak di akuarium rumah melalui stolon.

Menanam Vallisneria bisa sedikit rumit sampai akarnya benar-benar mencengkeram substrat Anda. Tanaman ini memiliki kebiasaan melayang ke permukaan sampai akarnya bertahan di substrat akuarium Anda, yang biasanya memakan waktu sekitar 5-7 hari. Dianjurkan untuk tidak menanam Vallisneria Anda terlalu dalam. Jika Anda mengubur bagian yang ringan di bagian bawah daun, yang dikenal sebagai mahkota, tanaman ini kemungkinan akan mati setelah beberapa saat.

Vallisneria spiralis digunakan terutama sebagai tanaman latar belakang berkat kemampuannya untuk tumbuh sangat panjang dan ke atas akuarium. Dari sana, daunnya akan terus tumbuh dan melayang di permukaan. Dengan banyak gerakan air, mereka akan terlihat luar biasa seperti efek sungai Amazon.

9. Cryptocoryne balansae

Cryptocoryne balansae

Tanaman akuarium lain yang sangat populer untuk latar depan akuarium adalah Cryptocoryne balansae. Tanaman yang tampak cantik dengan dedaunan berpola hijau tipis ini bisa menjadi tambahan yang bagus untuk akuarium apa pun.

Spesies ini berasal dari Thailand Selatan di mana mereka mendiami sungai dan aliran yang deras dengan kandungan batu kapur yang tinggi. Balansae tumbuh subur di lingkungan yang kaya akan nitrat, fosfat, besi, CO2, dan kalsium.

Dengan pencahayaan yang benar, Cryptocoryne balansae akan menampilkan warna berbintik-bintik hijau dan beberapa juga akan berbunga bila kondisi air dan pencahayaannya benar. Tanaman ini digunakan tidak hanya di akuarium, tetapi juga di vivarium dan tanaman pajangan karena dapat ditanam di luar air. Ketika tumbuh di luar air, daunnya menjadi lebih pendek, kurang acak-acakan, dan sering membulat saat ditanam di tanah kering.

Penambahan CO2 dan pupuk tanaman akuarium yang kaya zat besi akan sangat membantu tanaman ini berkembang karena mereka diketahui menderita kekurangan zat besi. Ini tidak terlalu penting, jadi jangan ragu untuk mencoba spesies tanaman akuarium ini.

8. Elodea densa

Elodea densa

Elodea densa mungkin dikenal sebagai tanaman air pengoksidasi yang populer, yang sering dijual bersama ikan mas dan bowlnya serta akuarium kecil. Dianggap sebagai tanaman kolam atau air dingin, Elodea densa sebenarnya lebih cocok hidup di perairan yang hangat. Ini karena mereka sebenarnya berasal dari Amerika Selatan yang beriklim hangat di Argentina tenggara, Brasil, dan Uruguay.

Berkat kemampuannya untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi air, Elodea densa sekarang dianggap sebagai spesies invasif karena popularitasnya di akuarium rumah dan pelepasannya secara sembarangan ke habitat non-aslinya. Di sungai dan kolam tertentu, mereka telah sepenuhnya menyalip tanaman liar asli dan menurunkan populasi mereka.

Elodea densa dikenal karena kemampuannya untuk menambahkan oksigen esensial ke dalam akuarium dan kolam, tetapi juga dapat membantu mencegah ganggang karena menyerap sejumlah besar nutrisi dari air. Sampai hari ini, Elodea densa tetap menjadi tanaman akuarium dan kolam paling populer dan laris di seluruh dunia. Murah, cepat tumbuh, bermanfaat, dan berpenampilan menarik, tak heran bila tanaman ini menjadi pilihan nomor satu bagi kebanyakan pemula.

7. Red Ludwigia

Red Ludwigia

Red Ludwigia adalah tanaman amfibi yang berarti dapat ditanam sepenuhnya terendam dalam air akuarium atau sebagian sehingga cocok untuk berbagai akuarium, vivarium, dan tanaman display. Jika diberi pencahayaan yang tepat di akuarium rumah, daunnya akan menjadi merah dan hijau; jika dipasang sebagian terendam, warnanya hijau terang.

Warna merahnya bahkan akan lebih cerah dan intens jika kondisi pencahayaannya benar. Pencahayaan sedang hingga tinggi 2-4 watt per galon sudah bagus. Jika ditanam dalam akuarium cahaya rendah, warnanya akan pudar dan daunnya cenderung rontok dan membusuk.

Red Ludwigia akan menambah semarak warna dan memberikan naungan yang bagus untuk ikan.

6. Tanaman Air Marimo Ball

Marimo Ball

Tak diragukan lagi tanaman air marimo ball salah satu jenis tanaman akuarium yang paling unik di pasaran. Spesies ini ditemukan di danau dan sungai di Jepang dan Eropa Utara. Namun, Koloni marimo ball telah menurun di beberapa bagian Jepang dan Islandia. Salah satu sebabnya adalah tanaman ini dipandang sebagai simbol keberuntungan di Timur jauh dan diambil untuk diberikan sebagai hadiah.

Mereka sekarang dianggap sebagai kekayaan nasional. Marimo ball juga ditemukan di beberapa bagian Eropa dan Islandia; mereka dianggap terancam punah dan dilindungi di Jepang dan Islandia. Tanaman ini lebih suka air dingin di bawah 25 °C dan hidup di dasar akuarium. Mereka membutuhkan air bersih dan terfilter untuk tumbuh baik seperti tanaman lainnya.

Marimo ball dapat hidup selama bertahun-tahun jika dirawat dengan baik. Mereka sangat kuat dan dapat menahan berbagai serangan dan gigitan ikan dengan mudah. Tekstur berporinya juga memungkinkan tanaman ini untuk bertindak sebagai filter, menghilangkan fosfat dan partikel dari akuarium. Mereka berfotosintesis seperti tanaman lainnya. Jadi tidak hanya terlihat terlihat luar biasa, tanaman ini juga sangat bermanfaat bagi ikan Anda.

5. Tanaman Air Duckweed

Duckweed

Tanaman terapung yang cantik dan halus ini sebenarnya lebih keras dari yang Anda kira. Duckweed tumbuh cepat dan dapat memberikan perlindungan penting bagi ikan muda dan ikan yang hidup di dekat permukaan. Tanaman ini juga dapat bertindak sebagai tempat berkembang biak bagi spesies ikan tertentu.

Ada pro dan kontra menanam tanaman ini di akuarium atau kolam rumah. Mereka memiliki kemampuan untuk tumbuh dan menyebar dengan cepat lalu mengambil alih akuarium atau kolam dalam beberapa minggu. Bahkan jumlah yang sangat kecil yang dimasukkan ke dalam akuarium dapat sepenuhnya menutupi permukaan akuarium dengan cepat. Jika dibiarkan menutupi permukaan air sepenuhnya, itu dapat menyebabkan kekurangan oksigen.

Anda perlu membuang sebagian agar oksigen bisa masuk ke akuarium dan gas-gas berbahaya bisa dilepaskan. Membuang duckweed tidak semudah kelihatannya. Membuang sebagian besar dengan serokan halus itu mudah, namun duckweed memiliki kebiasaan menjengkelkan untuk melekat pada semuanya dan masuk ke dalam filter Anda.

Duckweed mampu menyerap sejumlah besar nutrisi dan beberapa racun dari air di sekitarnya. Mereka membutuhkan habitat yang sangat tenang dengan sedikit pergerakan permukaan air. Hal ini, ditambah fakta bahwa mereka menghalangi oksigen masuk ke akuarium, membuat mereka hanya cocok untuk akuarium tertentu.

Duckweed terlihat cantik dan bisa menambah aspek alami ke akuarium mana pun. Tapi ingat, sekali Anda menambahkannya ke dalam tank, sangat sulit untuk membuangnya.

4. Tanaman Air Water Wisteria

Water Wisteria

Anda mungkin mencari tanaman hijau terang lebat yang bisa memberikan kenyamanan dan perlindungan bagi ikan Anda sekaligus meningkatkan kadar oksigen dalam air. Dan kalau bisa tanaman tersebut harus mudah tumbuh dan murah. Maka Anda membutuhkan water wisteria.

Water wisteria dapat mencapai tinggi hingga 45-50 cm dan lebar sekitar 25-28 cm. Ini adalah tanaman yang sangat kuat yang hanya membutuhkan sedikit perhatian, tetapi dapat menghalangi banyak cahaya jika dibiarkan tanpa pengawasan. Memangkas tanaman ini secara teratur perlu menjadi bagian dari perawatan rutin Anda.

Water wisteria dijual di seluruh dunia sebagai salah satu tanaman akuarium yang paling populer dan mudah. Beberapa aquarist mengaku telah memelihara tanaman ini selama lebih dari 30 tahun. Jika Anda mencari tanaman latar belakang yang bisa mencerahkan akuarium dan senantiasa terlihat luar biasa, maka ini tanaman yang cocok untuk Anda.

3. Tanaman Air African Water Fern

African Water Fern

Dikenal dengan banyak nama umum yang berbeda African water fern atau Bolbitis heudeloti juga dijual sebagai Congo fern dan creeping fern. Tanaman ini ditemukan di wilayah Afrika di dasar sungai yang melekat pada batu dan kayu, biasanya terendam sepenuhnya atau sebagian.

African water fern tumbuh subur di perairan tropis hangat yang bergerak cepat. Ini adalah tanaman epifit yang berlabuh pada batu kasar atau potongan kayu. Tanaman ini menggunakan akarnya untuk menempelkan dirinya dengan kuat di perairan yang bergerak cepat.

Jangan mencoba menanam akarnya di bawah media karena akan membusuk dan mati. Cukup tempelkan pada batu dan ikat dengan pita elastis atau benang kapas sampai kuat. Ini biasanya membutuhkan waktu satu atau dua minggu. Setelah sudah menempel sepenuhnya, Anda dapat membuang ikatannya jika perlu.

Tanaman ini adalah spesies yang kuat dan mudah tumbuh, tetapi pertumbuhannya sangat lambat. Mereka tidak akan menyebar dengan cepat atau menyesaki akuarium Anda dalam waktu singkat.

2. Tanaman Air Tiger Lotus

Air Tiger Lotus

Tiger lotus adalah salah satu tanaman akuarium terbaik. Tiger lotus biasanya dijual dalam bentuk umbi/bulb. Tanaman ini memiliki dua model struktur daun, yang pertama adalah daun yang sepenuhnya tenggelam yang terlihat seperti bunga lili. Model kedua adalah daun yang mengapung di permukaan air.

Aquarist sering membuang beberapa daun yang mengambang karena dapat menghalangi banyak cahaya dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman lain. Tapi ‘kekurangan’ itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan kecantikannya.

Saat membeli umbi tiger lotus, Anda perlu memeriksa kualitasnya. Umbi yang bagus adalah bila ditekan terasa kuat. Jika umbi licin dan lembek, maka itu sudah busuk dan mati. Saat menanam umbi di akuarium, cukup tanam bagian bawah umbi saja dan biarkan sisanya terlihat. Jika Anda mengubur seluruh umbi, dia akan mati dengan cepat.

1. Tanaman Air Cryptocoryne beckettii

Cryptocoryne beckettii

Dan tanaman akuatik cantik terakhir adalah Cryptocoryne becketii. Daunnya menjadi coklat tua dengan warna ungu di bagian bawah. Seperti banyak Cryptocoryne lainnya, warna dan bentuk daunnya sangat bergantung pada kondisi lingkungan di akuarium. Perairan yang lebih hangat dan lampu yang lebih terang dapat berperan menentukan penampilan spesies satu ini.

Ini adalah satu-satunya tanaman dalam daftar ini yang tidak disarankan diberi pencahayaan kuat karena dapat membakar dan mengubah warna daunnya. Pencahayaan moderat dengan air yang sedikit basa dengan pH antara 5,5-8 lebih dianjurkan. Suhu air cukup fleksibel, asalkan tidak berubah dengan cepat.

Sering disebut water trumpet, tanaman ini dapat ditemukan di sebagian besar toko aquascape sebagai tanaman latar depan. Tanaman ini juga cocok untuk area tengah (mid-ground) karena daun dan batangnya bisa mencapai 15 cm tingginya. Sebagian besar tanaman latar depan berada di bawah 7-10 cm.

Pertumbuhannya lambat, butuh beberapa minggu bagi tanaman ini untuk menguatkan cengkeraman akarnya. Mereka tumbuh sangat mudah bahkan di air sadah. Substratnya harus berupa campuran tanah dan kerikil halus. Jika Anda membelinya dalam pot, Anda dapat menggunakan pupuk tanaman karena akarnya seringkali tidak mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan dari gravel akuarium standar.

 

Lihat juga :

Komentar