Kenapa Kucing Minum Air Kotor (Genangan Air, Kolam, Pot Tanaman)? | Gerava.com
Home » Kucing » Kenapa Kucing Minum Air Kotor (Genangan Air, Kolam, Pot Tanaman)?

Kenapa Kucing Minum Air Kotor (Genangan Air, Kolam, Pot Tanaman)?

Mungkin suatu hari kucing lucu anda yang rewel menolak untuk minum air bersih dari mangkuknya dan dia lebih suka minum dari genangan air kotor, tong, kolam, bak mandi, dan bak cuci. Beberapa kucing bahkan akan minum air dari toilet. Ini membuat Anda bertanya-tanya mengapa kucing menganggap sumber hidrasi yang tidak bersih ini begitu menarik.

Gambar Kucing Minum

Penyebab paling umum kucing menolak minum air bersih dari mangkuk air mereka adalah mereka menjaga air terlalu dekat dengan makanan. Di alam liar, kucing tidak suka minum di dekat bangkai mangsa mereka. Kucing Anda mungkin tidak menyukai jenis mangkuk yang Anda gunakan, terutama jika itu terbuat dari plastik atau terlalu sempit. Bau kaporit atau bahan kimia lain dalam air keran bisa membuat kucing Anda berhenti minum dari mangkuknya.

Kucing harus tetap terhidrasi dan Anda mungkin kesulitan membujuk mereka agar minum air segar dan bersih. Namun ini tidak berarti aman bagi mereka untuk minum di luar rumah. Air yang tergenang dapat mengandung sejumlah parasit dan penyakit yang dapat menyebabkan reaksi negatif, seperti muntah dan diare, gangguan pencernaan, demam, dan gejala parah seperti pernapasan tidak teratur.

Mengapa Kucing Sangat Suka Minum Air Kotor?

Jika kucing memilih genangan daripada air bersih, seringkali ini berarti ada yang salah dengan lokasi, jenis air, atau mangkuk minumnya sendiri.

Karena kucing Anda tidak bisa mendapatkan airnya di tempat lain, dia akan minum dari genangan air keruh, sungai, tong, dan sumber-sumber air kotor lainnya. Apa yang tampak kotor dan tidak higienis bagi manusia ini mungkin tampak alami bagi kucing Anda.

Lokasi Mangkuk Air

Sebagian besar pemilik menaruh mangkuk makanan dan air kucing mereka bersama-sama agar mudah digunakan. Namun kucing tidak ingin keduanya berdekatan.

Di alam liar, kucing secara naluriah menghindari minum air di dekat mangsa yang sudah dia bunuh. Sumber air di dekat mangsa kucing kemungkinan sudah terkontaminasi. Karena itu, kucing akan memilih air yang jauh dari zona perburuannya untuk menghindari penyakit.

Jika Anda menempatkan makanan kucing terlalu dekat dengan mangkuk airnya, pahamilah bahwa naluri turunan kucing akan memberontak. Kucing di alam liar melakukan langkah besar untuk menghindari penyakit.

Banyak kucing juga tidak suka air mereka berbau seperti makanan mereka. Jika makanan kucing Anda terlalu dekat dengan airnya, kemungkinan beberapa serpihan makanan mendarat di dalam mangkuk air.

Anda dapat mencoba memindahkan mangkuk air kucing jauh dari makanannya, lebih bagus di ruangan atau lantai berbeda di rumah Anda. Cobalah beberapa lokasi berbeda sampai Anda mengetahui di mana kucing peliharaan Anda suka menghabiskan sebagian besar waktunya.

Sebagai alternatif, Anda dapat menaruh beberapa mangkuk air di berbagai area rumah dan biarkan kucing memutuskan mana yang ingin dia minum.

Air Lawas

Kucing tidak suka minum air dari mangkuk yang sudah berjam-jam. Kucing lebih suka air tawar dan sebagian besar kucing memiliki definisi bersih yang sama sekali berbeda, itulah sebabnya beberapa kucing mungkin memilih genangan air atau air hujan.

Semakin lama Anda meninggalkan mangkuk air kucing tanpa pengawasan, semakin banyak debu, kotoran, dan bakteri yang terkumpul di permukaannya. Jika kucing Anda senang bermain-main dengan air di mangkuknya, air akan menjadi lebih cepat kotor. Bayangkan apa saja yang dapat berpindah dari cakar kucing ke dalam mangkuknya, mulai dari lumpur, tanah, sampah, sampai bahan kimia lainnua.

Terlebih lagi, makanan dan aroma berbeda dari rumah Anda bisa membuat air terasa basi bagi kucing Anda. Bersihkan mangkuk air kucing setiap hari dengan air mendidih. Simpan mangkuk air kucing jauh dari makanannya, ganti air setiap hari, dan isi ulang seperlunya di sepanjang hari.

Kucing Lebih Suka Berburu Air

Beberapa kucing mungkin lebih suka berburu air, sama seperti ketika mereka lebih suka berburu makanan. Inilah alasan mengapa kebanyakan kucing suka air mereka jauh dari makanan mereka. Biarkan kucing Anda menjadi pemburu alami dengan menaruh wadah air di banyak lokasi rumah. Ini memungkinkan kucing bisa memilih tempat minum favoritnya.

Kucing suka merasa bahwa merekalah yang mengendalikan tindakannya. Membatasi tempat air mereka di satu lokasi membuat mereka kurang mampu menguasai wilayahnya.

Bahan Kimia dalam Air

Kucing Minum Air Kotor

Air keran sering diolah dengan bahan kimia seperti klorin agar tetap bersih. Namun zat yang membuat air kita tetap bersih mungkin dianggap sebagai sumber kontaminasi oleh kucing Anda. Kucing memiliki indra penciuman yang sangat sensitif. Mereka lebih bergantung pada indera penciuman daripada penglihatan atau sentuhan mereka.

Air kotor jauh lebih menarik bagi kucing. Genangan air mungkin tinggi mikrobanya dan mengandung vegetasi busuk, tetapi bagi kebanyakan kucing bau ini organik dan menarik. Di sisi lain, bau bahan kimia dan deterjen dalam air menjijikkan, bahkan untuk kucing peliharaan sekalipun.

Coba beri air rebus yang sudah didinginkan. Anda juga bisa mengendapkan air keran selama beberapa menit sebelum menuangkannya ke dalam mangkuk untuk kucing Anda. Ini akan membuat klorin dan beberapa bahan kimia lainnya menghilang.

Deterjen

Sabun cuci biasa bisa membuat piring dan mangkuk Anda berbau harum, tetapi bau kebanyakan deterjen sangat dibenci kebanyakan kucing.

Banyak deterjen beraroma jeruk nipis, lemon, atau jeruk dan kucing tidak suka aroma jeruk. Jika kucing Anda menolak minum dari mangkuk bersihnya setiap kali dia menghirupnya, kemungkinan besar deterjen Anda penyebabnya.

Bahan kimia dalam air keran dan bau deterjen adalah cara jitu untuk menjauhkan kucing dari sumber airnya. Coba gunakan deterjen tidak beraroma dan tidak beracun untuk mencuci mangkuk kucing Anda dan pastikan setiap sisa sabun dibilas bersih.

Anda juga bisa menuangkan air panas mendidih ke mangkuk kucing Anda, biarkan airnya diam sebentar lalu bilas dan gosok seperlunya. Dalam kebanyakan kasus, sifat disinfektan air mendidih cukup untuk membersihkan mangkuk kucing.

Ketinggian Air

Kucing adalah makhluk yang punya kebiasaan pasti dan anehnya banyak kucing mungkin memiliki preferensi asupan air hingga ke soal ketinggian air dalam mangkuk mereka.

Kucing tajam pandangannya. Karena itu, kucing Anda dapat menggunakan cakarnya untuk menguji level air sebelum meminumnya, apakah itu terlalu tinggi atau terlalu rendah. Setelah dia memasukkan cakarnya ke dalam mangkuk, kucing Anda sudah tahu bahwa airnya terkontaminasi dan akan menolak untuk meminumnya.

Karena itu, ketika Anda mengisi mangkuk air kucing Anda, cobalah mengisinya dengan jumlah yang sama setiap hari. Jika air berkurang pada akhir hari, segera isi ulang agar kucing Anda tidak minum di tempat lain.

Air Mengalir

Beberapa kucing lebih suka air mengalir daripada air yang diam di satu tempat. Ini menyebabkan mereka minum air sungai atau air yang mengalir di selokan dan atap rumah. Anda bahkan mungkin melihat kucing Anda suka minum air dari keran yang mengalir.

Kucing lebih suka minum air mengalir karena lebih teraerasi dan lebih kaya oksigen. Kucing Anda mungkin minum dari genangan setelah hujan karena air hujan mengaerasi genangan air saat jatuh di permukaan.

Alasan lain adalah kucing mungkin secara naluriah khawatir apakah air yang tergenang akan membuat mereka sakit. Air yang mengalir hampir selalu lebih bersih daripada air yang diam menggenang di alam.

Kucing Anda juga mungkin memilih air mengalir karena dia tidak nyaman membungkuk di atas mangkuk. Kucing tahu bahwa membungkuk adalah posisi yang lebih rentan di alam liar karena predator dapat dengan mudah menerkamnya.

Sebuah studi oleh Journal of Feline Medicine and Surgery mengungkapkan bahwa 12 dari 13 kucing mendapat asupan air yang lebih besar dari air mancur. Sebagian besar air mancur untuk kucing dilengkapi dengan filter. Kelebihan lain dari filter adalah bisa menghilangkan bau dan rasa tidak enak dari air.

Kucing Tidak Menyukai Mangkuk Airnya

Bahan mangkuk kucing Anda mungkin penyebabnya. Plastik bisa mencemari air dan kadang-kadang bisa membuatnya berbau tak enak. Logam bersifat reflektif dan beberapa kucing mungkin tidak menyukai ini.

Bentuk mangkuk juga bisa menjadi masalah bagi banyak kucing. Mangkuk yang sempit dapat mengenai kumis kucing, membuat kucing enggan minum dari mangkuknya. Ingatlah bahwa kumis adalah aspek yang sangat sensitif dari anatomi kucing. Kucing bisa mengalami “kelelahan kumis” ketika kumis mereka terus-menerus menyentuh sisi mangkuk.

Agar hidangan air kucing Anda lebih menarik, cobalah mangkuk keramik bertepi lebar. Anda juga bisa menyimpan mangkuk serupa di luar agar bisa menadah air hujan. Mengumpulkan air hujan dalam mangkuk bersih lebih baik daripada genangan air hujan. Anda mungkin harus menguji beberapa mangkuk air yang berbeda.

Suhu Air

Kucing bisa pilih-pilih soal suhu air mereka. Saat cuaca panas, beberapa kucing lebih suka es batu yang ditaruh di air mereka. Yang lain mungkin memilih untuk menjilat embun dari jendela atau uap dari mandi air panas. Cobalah bermain dengan suhu air yang berbeda, pertimbangkan juga seberapa hangat atau dinginnya cuaca.

Kucing adalah karnivora sejati yang hidup bahagia di lingkungan gurun. Nenek moyang kucing domestik menerima sebagian besar hidrasi mereka dari daging hewan. Karena makanan mereka sering mengandung kelembaban yang cukup, mereka secara naluriah meminum lebih sedikit air daripada banyak hewan lainnya.

Namun ketika kucing diberi makan makanan rendah lemak dan kaya akan kibble, kucing tersebut cenderung mengalami dehidrasi. Genangan air kotor membawa sejumlah mikroba penyebab penyakit, seperti cryptosporidium, spirochetes, dan giardia yang bisa menyebabkan reaksi parah pada kucing, menurut International Journal of Environmental Health Research, the American Society for Microbiology

Namun menjauhkan kucing dari sumber air di luar rumah bukanlah solusi. Mencari cara yang lebih baik untuk mendorong kucing Anda minum lebih banyak air bersih jauh lebih bermanfaat. Jika kucing Anda terus bersikap selektif dengan sumber airnya dan enggan minum, waspadai gejala dehidrasi, seperti mulut kering, mata cekung, lesu, dan detak jantung yang meningkat.