Home » Mamalia » Kelinci » 15 Ras Kelinci Peliharaan Lucu dengan Ciri, Sifat, dan Cara Merawatnya

15 Ras Kelinci Peliharaan Lucu dengan Ciri, Sifat, dan Cara Merawatnya

Semua pemilik kelinci perliharaan pasti tahu bahwa mamalia mungil satu ini lembut, menyenangkan, dan cerdas sebagaimana anjing dan kucing rumahan. Namun merawat kelinci juga butuh perhatian ekstra dan rutin. Selain itu, setiap ras kelinci memiliki kepribadian dan cara perawatan sendiri-sendiri. Misalnya, beberapa jenis kelinci suka dipeluk, sedangkan jenis lain justru akan kabur. Setiap calon pemilik kelinci wajib tahu jenis-jenis kelinci sebelum mulai memeliharanya.

Piaraan Kelinci

Di bawah ini kami akan ulas tuntas 15 ras kelinci peliharaan lengkap dengan profil dan tips perawatannya. Simak baik-baik ya…

1. Holland Lop

Holland Lop Rabbit on Grass

Ukuran: 1-2 kg

Penampilan: Memiliki telinga besar menggantung dengan bulu berukuran sedang dalam motif solid atau broken (bercampur putih).

Kepribadian: Sangat enerjik, aktif, dan bersahabat, namun sulit untuk digendong dan dipegang.

Perawatan: Merontokkan banyak bulu saat musim panas, jadi perlu banyak penyikatan bulu. Sebaiknya sering-sering dibiarkan berkeliaran di halaman.

Sikapnya pada anak-anak: Sangat ramah pada anak-anak, namun akan menggeliat ketika akan diangkat.

Masalah kesehatan: Minimal, tak ada masalah spesifik selain masalah kesehatan kelinci standar.

Rentang usia: 7-14 tahun

Holland Lop adalah kelinci kontes yang populer. Trah ini berasal dari Belanda dan secara resmi diakui oleh American Rabbit Breeders Association pada tahun 1979. Mereka adalah ras kelinci kerdil. Holland Lop standar memiliki berat antara 1 sampai 2 kg.

Mereka dapat memiliki pewarnaan yang padat atau broken dalam berbagai warna. Holland Lop periang, jadi mereka senang bermain tetapi juga bisa sedikit kesulitan keluar masuk kandang mereka. Mereka mungkin bukan jenis terbaik untuk keluarga yang memiliki anak-anak. Meskipun dapat rukun dengan anak-anak, mereka akan melawan jika sedang tidak ingin digendong, jadi pastikan untuk mengawasi waktu bermain anak dengan kelinci.

2. Mini Lop

Gambar kelinci Mini Lop

Ukuran: 2-2,7 kg

Penampilan: Tubuh sangat bulat dengan telinga panjang dan tebal serta kepala besar. Bulunya bermotif padat atau broken dalam berbagai warna.

Kepribadian: Sangat suka dipeluk dan berinteraksi dengan manusia, termasuk dielus dan digendong.

Perawatan: Harus diberi akses keluar dari kandang untuk berlarian; lebih cenderung memakan berbagai benda asing dibanding ras lain.

Sikapnya pada anak-anak: Sangat manis dan santai, menjadikan mereka hewan yang ideal untuk anak-anak.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan tertentu selain masalah kesehatan umum pada kelinci.

Rentang usia: 5-10 tahun

Sebagai salah satu ras kelinci yang paling populer di dunia, Mini Lop sering dijual atau dikembangbiakkan sebagai hewan peliharaan dan kelinci show. Mirip dengan Holland Lop, mereka kecil dengan telinga floppy. Mereka sangat ceria dan menyenangkan serta mudah dilatih.

Mini Lop sangat bagus untuk siapa pun yang ingin memiliki kelinci yang bisa dilatih menggunakan kotak kotoran. Mereka sangat ramah dengan kelinci dan hewan lain, tetapi mereka lebih suka anak-anak yang tenang. Trah ini membutuhkan stimulasi intelektual, jadi pastikan untuk menaruh banyak mainan di kandang mereka.

3. Polish

Gambar kelinci Polish

Ukuran: 1-1,5 kg

Penampilan: Bulunya pendek, lembut, flyback dalam enam pewarnaan yang berbeda: putih bermata ruby, putih bermata biru, hitam, biru, coklat, dan pola broken.

Kepribadian: Manja, tenang, dan penyayang.

Perawatan: Bisa dipelihara di kandang kecil karena ukurannya yang kecil, harus tetap tinggal di dalam ruangan.

Sikapnya pada anak-anak: Penyayang pada anak-anak dan bisa menjadi teman yang baik. Namun ukurannya yang kecil membuat mereka rawan jatuh, jadi harus lebih berhati-hati.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan spesifik.

Rentang usia: 5-6 tahun

Kelinci Polish adalah jenis kelinci kecil yang membutuhkan lebih sedikit ruang. Mereka cenderung kurang aktif daripada ras lain, yang berarti mereka ideal untuk orang yang menginginkan kelinci tetapi tidak dapat menyediakan banyak ruang untuk membuat kandang.

Mereka tenang dan ramah, dan pejantannya cenderung lebih santai. Mereka juga dapat dilatih untuk menggunakan kotak kotoran; ini merupakan perilaku yang bagus untuk kelinci peliharaan indoor.

4. Mini Rex

mini rex

Ukuran: 1,5-2 kg

Penampilan: Telinganya tegak panjang dan lehernya pendek. Bulunya lembut dan pendek, sangat padat dan bisa bervariasi warnanya. Rex umumnya memiliki punggung bulat dengan bahu yang berkembang dengan baik.

Kepribadian: Biasanya sangat kalem dan tenang, tapi bisa memberontak bila dipegang terlalu erat.

Perawatan: Membutuhkan perawatan yang lebih sedikit dibanding ras lain karena bulunya yang pendek.

Sikapnya pada anak-anak: Biasanya tenang dan ramah anak, tapi bisa menggeliat saat digendong.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan spesifik.

Rentang usia: 5-7 tahun

Mini Rex berasal dari Prancis pada akhir 1800-an. Gen resesif membuat bulu Rex mencuat dari tubuh mereka alih-alih rebahan rata, dan lapisan bulu luar mereka lebih pendek daripada kebanyakan ras kelinci lain. Ini berarti Anda dapat merasakan lapisan bulu bawahnya yang sangat lembut.

Sesuai namanya, ukurannya cukup kecil (beratnya antara 1,5-2 kg saat dewasa) dan sangat ramah. Tak mengherankan bila mereka adalah salah satu ras kelinci paling populer di Amerika Serikat.

5. Dutch

Gambar kelinci Dutch

Ukuran: 2-2,5 kg

Penampilan: Memiliki warna hitam dan putih yang jelas. Mereka memiliki telinga dan pantat berwarna gelap dan bahu, perut, serta kaki depan putih, ditambah gumpalan bulu putih di bagian depan wajah mereka.

Kepribadian: Tenang dan lembut, tetapi mudah mengalami depresi jika dibiarkan dikurung terlalu lama dalam kandang. Mereka sangat ramah dan jinak.

Perawatan: Merontokkan banyak bulu di musim panas, harus sering dibiarkan berlarian.

Sikapnya pada anak-anak: Sangat lembut dan bersahabat pada anak-anak.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan spesifik.

Rentang usia: 5-8 tahun

Kelinci Belanda alias Dutch Rabbit (penamaannya kurang tepat karena mereka awalnya dibiakkan di Inggris) terkenal dengan pola warnanya yang unik. Mereka sedikit lebih besar daripada ras kelinci kerdil, tetapi secara keseluruhan masih termasuk kelinci kecil dengan bobot rata-rata 2-2,5 kg.

Mereka adalah jenis yang tenang dan mudah bergaul, menjadikan mereka hewan peliharaan yang luar biasa, terutama bagi mereka yang memiliki anak. Mereka tahan meski terlalu sering dielus dan digendong.

6. Mini Satin

Gambar kelinci Mini Satin

Ukuran: 1,3-2 kg

Penampilan: Lapisan bulunya sangat mengkilap dalam berbagai pola dan warna. Tubuhnya pendek dan bulat dengan kepala bulat dan penuh.

Kepribadian: Tenang dan lembut tetapi bisa gelisah di sekitar orang yang tidak dikenal.

Perawatan: Tak membutuhkan ruang sebanyak ras kucing lain, membuatnya ideal untuk apartemen atau rumah kecil. Tidak seaktif kebanyakan ras lain.

Sikapnya pada anak-anak: Karena sifatnya yang mudah gelisah, mereka bukan hewan peliharaan yang ideal untuk anak-anak. Namun, seiring waktu, mereka dapat terbiasa dengan anak-anak.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan spesifik.

Rentang usia: 5-8 tahun

Sebagai salah satu ras kelinci peliharaan yang kecil, Mini Satin juga memiliki bulu yang sangat lembut dan berkilau. Ras Satin yang lebih besar menjadi sangat populer ketika gen Satin pertama kali dikenali pada tahun 1956. Dari sana, breeder terus mencoba membuat versi Satin yang lebih kecil.

Mini Satin biasanya tenang dan ramah, namun mereka kadang-kadang bisa temperamental, jadi pastikan untuk bertanya kepada peternak tentang perangai Mini Satin incaran Anda sebelum memeliharanya, terutama jika Anda memiliki rumah yang ramai.

7. Lionhead

Gambar kelinci Lionhead

Ukuran: 1,1-1,5 kg

Penampilan: Memiliki bulu flyaway yang khas, dengan bulu yang panjang dan sulit diatur di sekitar kepala dan bagian belakang.

Kepribadian: Energik, penuh kasih sayang, dan suka bermain. Senang dipegang dan digendong.

Perawatan: Membutuhkan banyak perawatan karena bulunya dapat dengan mudah kusut atau menggimbal.

Sikapnya pada anak-anak: Hewan peliharaan yang sangat baik untuk anak-anak karena mereka sangat suka dipegang dan digendong.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan spesifik.

Rentang usia: 7-10 tahun

Trah ini pertama muncul di Belgia, di mana peternak mengawinkan kelinci Swiss Fox dengan Netherland Dwarf. Mutasi genetik menghasilkan Lionhead, kelinci dengan bulu lebih panjang di sekitar kepala dan belakangnya yang kemudian dikenal sebagai gen “surai.”

Akhirnya, ras ini memasuki Amerika Serikat pada tahun 90-an dan secara resmi diterima American Rabbit Breeders Association (ARBA) pada tahun 2014. Sebagai breed yang enerjik dan penuh kasih sayang, Lionhead adalah hewan peliharaan yang hebat, terutama untuk keluarga dengan anak-anak. Namun, mereka membutuhkan lebih banyak perawatan daripada beberapa jenis kelinci lainnya.

8. Himalayan

kelinci himalaya

Ukuran: 1,1-2,2 kg

Penampilan: Bulu pendek, putih, flyback dengan marking gelap di kaki, ekor, telinga, dan marking khas berbentuk telur di hidung.

Kepribadian: Sangat sabar dan kalem.

Perawatan: Sangat sensitif pada dingin seperti bayi, terlepas dari itu mereka mudah dirawat.

Sikapnya pada anak-anak: Sifatnya yang sabar dan lembut menjadikan mereka kelinci yang hebat untuk anak-anak.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan spesifik.

Rentang usia: 5-8 tahun

Kelinci Himalaya adalah salah satu ras kelinci tertua yang ada, sampai-sampai sebagian besar asal-usulnya tidak diketahui. Yang diketahui adalah kelinci Himalaya muncul pertama kali di Amerika pada sekitar awal 1900-an. Sangat sabar dan tenang, mereka langsung menjadi jenis hewan peliharaan yang populer di sana.

9. Harlequin

kelinci Harlequin

Ukuran: 3-4,5 kg

Penampilan: Ras berukuran menengah dengan kepala lebar dan lapisan bulu yang sangat khas. Marking tubuh umumnya berbentuk pita, batang, atau kombinasi keduanya, dan dapat mencakup berbagai warna.

Kepribadian: Trah yang menyenangkan dan penuh rasa ingin tahu; mereka perlu berolahraga rutin.

Perawatan: Membutuhkan olahraga, ruang untuk berlari, serta beberapa mainan.

Sikapnya pada anak-anak: Sangat cocok, mereka suka bermain dan bersosialisasi.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan spesifik.

Rentang usia: 5-8 tahun

Awalnya dikenal sebagai Japanese Rabbit (Kelinci Jepang), Harlequin pertama kali dipamerkan di Prancis pada tahun 1880-an. Trah ini dinamai ulang selama Perang Dunia dan terkenal karena pola bulunya yang khas. Mereka adalah jenis kelinci yang penuh rasa ingin tahu dan lucu serta bisa menjadi hewan peliharaan keluarga yang sangat baik.

10. Jersey Wooly

Gambar kelinci Jersey Wooly

Ukuran: 0,5-1,3 kg

Penampilan: Memiliki telinga kecil dan pendek serta tubuh sangat kecil. Kepala mereka berbentuk persegi dan tebal, memberi mereka tampilan yang unik. Bulunya panjang dan menyerupai wol.

Kepribadian: Lembut dan patuh, mereka sangat jarang menendang atau menggigit.

Perawatan: Perlu perawatan yang sering dan penuh perhatian. Tidak perlu banyak ruang karena ukurannya yang kecil.

Sikapnya pada anak-anak: Sangat baik pada anak-anak karena sifatnya yang patuh.

Masalah kesehatan: Sedikit beresiko terkena wool block karena lapisan bulunya yang panjang dan wooly.

Rentang usia: 7-10 tahun

Persilangan antara French Angora dan Netherland Dwarf menghasilkan Jersey Wooly, kelinci kecil dengan lapisan bulu yang mirip wool. Pertama kali diperkenalkan ke ARBA pada tahun 1984, trah ini sekarang merupakan salah satu kelinci yang paling banyak ditampilkan dalam pameran kelinci di Amerika Serikat. Sangat kecil dan penuh kasih, mereka bisa menjadi hewan peliharaan yang spesial, bahkan meski mereka memang butuh sedikit perawatan ekstra.

11. Havana

Gambar kelinci Havana

Ukuran: 2-3 kg

Penampilan: Empat warna bulu yang berbeda: coklat, biru, hitam, dan broken. Tubuhnya pendek bulat dengan kaki pendek dan lurus.

Kepribadian: Tenang dan lembut, dan berenergi rendah. Bisa menjalin ikatan yang baik dengan manusia.

Perawatan: Tak terlalu aktif.

Sikapnya pada anak-anak: Hewan peliharaan yang luar biasa untuk anak-anak karena sifatnya yang tenang dan mudah terikat.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan spesifik.

Rentang usia: 5-8 tahun

Yang unik, kelinci Havana justru pertama kali muncul di Belanda. Mereka dinamai kelinci Havana karena mereka menyerupai warna cokelat cerutu Kuba. Kelinci ini mudah terikat dengan manusia, menjadikan mereka hewan peliharaan yang hebat bagi siapa saja.

12. Netherland Dwarf

Gambar kelinci Netherland Dwarf

Ukuran: 0,5-1,1 kg

Penampilan: Kelinci yang sangat kecil dengan telinga pendek dan kecil.

Kepribadian: Pemalu dan mudah gelisah tetapi umumnya ramah.

Perawatan: Membutuhkan ruang terbuka dan olahraga teratur.

Sikapnya pada anak-anak: Bukan kelinci peliharaan yang ideal untuk anak-anak karena sifat pemalu dan gelisahnya.

Masalah kesehatan: Sangat rentan terhadap maloklusi.

Rentang usia: 10-12 tahun

Tidak seperti kebanyakan ras dalam daftar ini, kelinci Netherland Dwarf bukanlah hewan peliharaan yang ideal untuk anak-anak. Namun mereka adalah hewan peliharaan yang bagus untuk orang dewasa dan bisa menjadi teman yang baik untuk penyandang difabel dewasa.

Mereka menikmati interaksi manusia tetapi hanya dalam lingkungan di mana mereka merasa aman dan stabil. Sangat kecil, kelinci ini lebih cocok untuk lingkungan yang stabil dan tenang daripada lingkungan yang penuh anak-anak berlarian. Meskipun ukurannya kecil, Netherland Dwarf membutuhkan banyak olahraga. Mereka cocok dipelihara di rumah-rumah di mana mereka bebas berlarian di sepanjang hari. Mereka mudah gelisah dan menyendiri, sehingga tidak cocok sebagai peliharaan anak-anak.

13. Dwarf Hotot

Gambar kelinci Dwarf Hotot

Ukuran: 1,1-1,5 kg

Penampilan: Ras yang sangat kecil dengan telinga kecil dan tegak. Bulunya yang serba putih sangat khas dengan lingkaran gelap di sekitar mata.

Kepribadian: Ramah, dan karena itulah sering membutuhkan interaksi manusia. Tidak keberatan untuk sering-sering dipegang.

Perawatan: Cocok di kandang yang lebih kecil daripada kebanyakan ras kelinci karena ukurannya yang kecil. Volume makanan perlu dipantau agar mereka tidak makan berlebihan.

Sikapnya pada anak-anak: Bisa menjalin ikatan yang baik dengan pemiliknya, menjadikan mereka hewan peliharaan yang sangat cocok untuk anak-anak. Karena sangat aktif, mereka lebih cocok dengan anak-anak yang lebih besar yang tahu cara menangani kelinci dengan benar dan melepaskan mereka ketika mereka perlu berlari.

Masalah kesehatan: Risiko maloklusi lebih tinggi dari biasanya.

Rentang usia: 7-10 tahun

Sama seperti kelinci Dutch, Dwarf Hotot dikenal terutama karena warna uniknya. Mereka memiliki bulu putih seluruhnya, kecuali satu lingkaran warna kecil di sekitar mata mereka. Selama bertahun-tahun, satu-satunya jenis Hotot yang diizinkan tampil dalam pameran kelinci adalah mereka yang memiliki lingkaran mata hitam, tetapi baru-baru ini kelinci yang memiliki lingkaran mata coklat juga diizinkan untuk berkompetisi oleh ARBA.

Mereka pada awalnya bukanlah jenis kelinci kerdil. Blanc de Hotot yang lebih besar dibiakkan pada awal 1900-an untuk menjadi kelinci bermata hitam dan berbulu putih yang bisa diambil bulu dan dagingnya. Karena daging dan bulu kelinci sudah ketinggalan zaman dan semakin banyak orang mulai memelihara makhluk ini sebagai hewan peliharaan, trah kerdil ini pun menjadi semakin populer dan trah Dwarf Hotot diciptakan.

Hotot memiliki telinga tegak dan beratnya di bawah 1,5 kg. Mereka cenderung ramah, meskipun kadang-kadang bisa murung. Mereka adalah jenis yang bagus untuk siapa pun yang menginginkan kelinci yang suka dipeluk dan dielus, selama Anda bisa sabar menunggu mood baiknya muncul.

14. Standard Chinchilla

Kelinci Standard Chinchilla

Ukuran: 2,2-3 kg

Penampilan: Memiliki telinga tegak dan tubuh montok. Bulu halusnya pendek hingga sedang.

Kepribadian: Sangat tenang dan patuh. Suka dipegang dan dipelihara.

Perawatan: Membutuhkan ruangan yang cukup untuk melakukan peregangan dan bermain.

Sikapnya pada anak-anak: Jenis kelinci unggul untuk anak-anak. Mereka sangat tenang dan suka dipegang.

Masalah kesehatan: Terutama rentan terhadap gigi yang tumbuh berlebihan dan tungau telinga.

Rentang usia: 5-8 tahun

Trah ini dikembangkan dengan mengawinkan kelinci liar dengan Beveren dan Himalaya. Warna bulunya yang unik membuat trah ini sangat populer, terutama di Amerika Serikat. Sifatnya yang tenang menjadikannya luar biasa sebagai hewan peliharaan. Akhirnya, peternak mulai membuat kelinci Chinchilla yang lebih besar, yang mengarah pada pengembangan American Chinchilla dan Giant Chinchilla.

15. Californian

Gambar kelinci Californian

Ukuran: 3,5-4,7 kg

Penampilan: Tubuhnya berotot dengan bahu dan punggung penuh. Lapisan bulunya padat dan kasar.

Kepribadian: Tenang dan sedikit pemalu. Senang berpelukan ketika mereka telah disosialisasikan dengan benar kepada manusia.

Perawatan: Perlu banyak waktu berada di luar kandangnya. Di musim tertentu bulunya akan rontok.

Sikapnya pada anak-anak: Tidak ideal untuk anak kecil karena sifat pemalu mereka, tetapi mereka akan membiarkan dipegang dan dibelai jika disosialisasikan dengan benar.

Masalah kesehatan: Tak ada masalah kesehatan spesifik.

Rentang usia: 5-10 tahun

Ketika George West memulai pengembangbiakan kelinci Californian, tujuannya adalah menciptakan seekor kelinci dengan daging “sempurna” serta bulu yang padat dan indah. Setelah beberapa tahun mengembangbiakkan dan melakukan beberapa perkawinan silang yang berbeda, kelinci Californian lahir. Walaupun kelinci ini terutama digunakan untuk dimakan atau untuk pameran, banyak orang yang memutuskan untuk menjadikannya sebagai hewan peliharaan karena sifatnya yang lembut.

Itu dia 15 ras kelinci paling populer di seluruh dunia. Nah, Anda mau memelihara yang mana nih?

Komentar