Home » Amfibi » 15 Fakta Menakjubkan Tentang Axolotl yang Unik

15 Fakta Menakjubkan Tentang Axolotl yang Unik

Axolotl adalah makhluk air tawar yang dapat dirawat sebagai hewan peliharaan. Mereka adalah jenis hewan peliharaan yang cukup langka, tetapi juga sangat unik dan mudah dirawat. Axolotl dikenal sebagai “Ikan Berjalan Meksiko,” meskipun mereka sebenarnya bukan ikan, melainkan amfibi. Mereka adalah jenis salamander neotenik yang berkaitan erat dengan salamander harimau. Namun tidak seperti salamander dan amfibi lainnya, axolotl mencapai kematangan tanpa menjalani berbagai bentuk metamorfosis.

Gambar axolotl di akuarium1

Axolotl awalnya ditemukan di Danau Xochimilco di Meksiko, tetapi dengan hanya beberapa kanal yang tersisa di Danau Xochimilco, axolotl saat ini dianggap sebagai spesies yang terancam punah.

Axolotl hadir dalam berbagai warna, mulai dari emas, hitam, abu-abu, putih dengan mata hitam, albino, dan banyak warna lainnya. Mereka tumbuh dengan ukuran rata-rata 15-45 cm, oleh karena itu mereka membutuhkan akuarium besar bervolume setidaknya 75 liter air. Akuarium harus diletakkan di ruangan sejuk yang tidak mendapat sinar matahari langsung.

Suhu air untuk akuarium axolotl juga harus dijaga tetap dingin, antara 13-20 derajat Celsius dan tidak boleh melebihi 23 derajat Celsius. Akuarium harus dijaga kebersihannya. Memasang filter yang berfungsi dengan baik dan melakukan penggantian air secara teratur akan membuat axolotl Anda tumbuh sehat dan nyaman.

Axolotl adalah hewan peliharaan cantik yang dapat hidup di lingkungan air yang berbeda. Mereka mudah dirawat dan memiliki karakteristik yang unik dan luar biasa. Nah sekarang mari kita kupas beberapa fakta menarik seputar axolotl berikut ini.

Fakta menakjubkan axolotl

1. Axolotl adalah amfibi

Banyak orang bingung menyebut axolotl sebagai ikan atau reptil. Meskipun dikenal sebagai ikan berjalan, mereka sebenarnya adalah amfibi murni, jenis khusus salamander, tetapi mereka tidak melalui proses metamorfosis.

Ini artinya axolotl mempertahankan bentuk larva aslinya bahkan ketika mereka berkembang menjadi dewasa. Jenis amfibi lain, seperti halnya serangga, mengalami proses metamorfosis yang mengubah bentuk ketika mereka berkembang dari bentuk larva menjadi dewasa.

2. Di alam liar, axolotl hanya ditemukan di Meksiko

Meskipun axolotl sekarang menjadi piaraan yang umum di kalangan aquarist dan banyak laboratorium, di alam bebas mereka hanya dapat ditemukan di Meksiko. Mereka hidup di dasar Danau Xochilmilco dan tidak dapat dilihat dengan mudah saat berada di danau. Danau Xochilmilco adalah danau kuno dengan banyak saluran dan kanal di sisi selatan Meksiko.

Baca Juga: 10 Pertanyaan Umum Tentang Axolotl Si Ikan Berjalan

3. Axolotl punya kemampuan meregenerasi organ tubuh

Gambar axolotl di akuarium2

Axolotl memiliki kemampuan luar biasa untuk mengembangkan setiap bagian dari tubuh mereka yang hilang karena cedera. Jika axolotl kehilangan anggota tubuhnya, mereka dapat membuat kembali anggota tubuh baru dalam waktu singkat sekitar beberapa minggu.

Hewan unik ini juga dapat membangun kembali bagian-bagian lain dari tubuhnya seperti sumsum tulang belakang, jantung, paru-paru, dan bahkan bagian otaknya. Axolotl meregenerasi organ-organ tubuh ini tanpa meninggalkan bekas luka di kulit.

4. Axolotl memiliki insang

Axolotl memiliki insang di bagian luar yang mereka pertahankan dari tahap larva. Insang ini tampak seperti cabang yang memanjang di kedua sisi kepala axolotl. Axolotl menggunakan insang untuk menyerap lebih banyak oksigen dalam air.

Insang juga digunakan dalam proses ekskresi. Alih-alih membuang semua kotoran dari tubuh dalam bentuk urin, axolotl menggunakan insang untuk mengeluarkan sebagian dari kotorannya. Selain insang, axolotl juga memiliki paru-paru fungsional, dan dari waktu ke waktu mereka terlihat mengambang di permukaan air untuk menghirup udara.

5. Axolotl makan dengan menghisap

Di alam liar, axolotl memakan cacing, ikan kecil, amfibi kecil, siput, dan krustasea. Di akuarium, Anda dapat memberi makan axolotl Anda dengan cacing tanah, potongan kecil hati atau daging sapi, udang air asin, cacing darah, atau makanan ikan siap pakai misalnya pelet ikan.

Tapi tahukah Anda axolotl tidak memiliki gigi untuk mengunyah makanan mereka? Saat makan, axolotl membuka rahang mereka lebar-lebar dan menghisap makanan melalui semacam katup yang saling mengunci yang menutup insang saat makanan tersedot ke dalam mulut. Makanan langsung masuk ke perut mereka. Axolotl tidak mengunyah makanan.

6. Axolotl dapat dibedakan jenis kelaminnya dengan mudah

Mengidentifikasi dan membedakan axolotl jantan atau betina bukanlah hal yang sulit. Axolotl jantan dewasa memiliki kepala yang lebih besar dan lebar dibandingkan betina. Selain itu, axolotl jantan tidak memiliki kelopak mata, sedangkan axolotl betina memiliki kelopak mata.

Ciri pembeda lainnya adalah axolotl jantan memiliki ekor lebih panjang dan kloaka yang bengkak dibandingkan dengan betina. Sebaliknya, axolotl betina memiliki tubuh yang lebih gemuk dan lebih bulat, kloaka yang lebih kecil, dan sering kali lebih pendek daripada jantan.

7. Musim kawinnya lebih awal

Axolotl mencapai kematangan seksual pada usia sekitar 6 bulan. Musim kawin mereka biasanya berlangsung di bulan-bulan awal tahun, antara bulan Maret dan Juni. Pemijahan, yang melibatkan axolotl betina bertelur, terjadi pada suhu air sedang di akhir musim dingin. Di alam liar, axolotl berkembang biak hanya setahun sekali, namun di penangkaran siklus perkembangbiakan bisa terjadi dua atau tiga kali.

8. Ritual kawin dengan tarian

Tepat sebelum berkembang biak, axolotl melakukan ritual tarian antara pejantan dan betina. Ritual tarian ini adalah semacam fase pengenalan untuk kawin.

Ketika seekor axolotl jantan tertarik pada axolotl betina, dia akan menaruh paket-paket sperma di tanah, kemudian mencoba untuk mengarahkan betina tersebut ke arah sana. Saat pejantan mencoba mengarahkan betina ke endapan sperma, mereka bergerak dalam gerakan memutar sambil saling menggosok kloaka satu sama lain.

Jika seekor betina menerima endapan sperma, dia akan mengambilnya dengan kloaka dan pembuahan dimulai. Tarian ini bisa bertahan selama berjam-jam.

9. Axolotl betina bertelur di pelindung

Axolotl cantik lucu imut

Axolotl betina dapat bertelur dari 300 hingga lebih dari 1000 butir di air. Axolotl betina meletakkan setiap telur secara terpisah dengan substrat pelindung yang terpasang. Telur ditempatkan di tanaman dan batu untuk melindunginya dari pemangsa. Telur menetas setelah sekitar dua minggu. Sebagian besar telur tidak selamat dari tahap penetasan.

10. Axolotl dinamai sesuai nama dewa

Axolotl mendapatkan nama mereka dari bahasa kuno yang digunakan di Lembah Meksiko. Secara bahasa, “axolotl” berasal dari dua kata, “Atl” yang berarti air dan “xototl” yang berarti anjing. Xototl adalah dewa kematian Aztec. Seperti yang diriwayatkan, dewa Xototl adalah dewa anjing yang memimpin orang ke dunia orang mati ketika mereka mati.

Menurut cerita, ada suatu masa ketika para dewa sedang dikorbankan. Xototl lalu bersembunyi di dalam air dan tidak pernah terlihat di darat lagi, karenanya ikan ini dinamai axolotl.

11. Axolotl dapat dimakan

Axolotl telah dianggap sebagai makanan lezat selama bertahun-tahun di Meksiko. Pada tahun 1787, axolotl dinyatakan aman untuk dikonsumsi. Kata orang, rasanya seperti belut atau ayam. Pada zaman kuno, mereka dianggap sebagai suguhan khusus.

Hari ini, axolotl diolah secara berbeda sesuai dengan selera masing-masing. Sebagian orang memanggangnya, sebagian menggorengnya, sementara yang lain memotong dan menyelipkannya dengan nasi atau jenis makanan lain. Axolotl tidak hanya dikonsumsi sebagai camilan, tetapi juga untuk keperluan nutrisi.

12. Axolotl terancam punah

Axolotl hanya ditemukan di alam liar di Meksiko, Danau Xochimilco dan Danau Chalco. Selama bertahun-tahun, jumlah axolotl di alam liar terus berkurang. Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor seperti polusi di danau dari perusahaan, limbah dan sampah rumah tangga, masuknya ikan predator di danau, aktivitas manusia, dan banyaknya orang yang memakan axolotl atau menjualnya sebagai hewan peliharaan. Danau Chalco yang kering bertahun-tahun yang lalu juga mempengaruhi populasi axolotl di alam liar.

13. Harapan hidup panjang

Karena kemampuan mereka untuk meregenerasi organ tubuh yang rusak, beberapa orang mengira axolotl adalah makhluk abadi yang tidak bisa mati. Sebenarnya axolotl adalah makhluk hidup biasa yang bisa mati karena penyakit atau usia tua. Mereka bisa hidup hingga 10 atau 20 tahun.

14. Predator axolotl sangat sedikit

Meskipun axolotl adalah hewan yang terancam punah, sangat sedikit hewan yang menjadi ancaman bagi mereka. Predator utama mereka adalah burung, seperti kuntul dan bangau yang dapat memindai dan memangsa binatang di bawah air. Karena itulah jika axolotl berenang di dekat permukaan air, mereka beresiko dimakan burung. Predator lain meliputi ikan besar lainnya seperti tilapia. Namun, tilapia tidak ada di habitat alami axolotl.

15. Axolotl hanya hidup di air

Axolotl memiliki paru-paru dan insang untuk bernafas. Namun axolotl dapat mati lemas jika dikeluarkan dari air untuk jangka waktu yang lama. Sementara di alam liar axolotl tidak pernah berkelana di tanah kering, mereka tetap berada di dalam air dan tidak dapat bertahan hidup di darat untuk waktu yang lama.

Axolotl adalah binatang yang unik dan sangat menarik. Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang axolotl, Anda dapat membelinya dan memeliharanya di rumah untuk mempelajari dan mengamati perilaku dan kebiasaan unik mereka.

Tags:

Komentar