Home » Ikan Hias » 13 Spesies Ikan Tetra Paling Cantik dan Digandrungi Orang

13 Spesies Ikan Tetra Paling Cantik dan Digandrungi Orang

Mereka yang mencari spesies ikan kawanan (bergerombol/schooling fish) untuk mencerahkan lapisan perairan tengah akuarium pasti akan mempertimbangkan tetra. Dengan warna-warni yang indah dan keunikan perangainya, tak salah bila tetra dianggap sebagai salah satu ikan klasik di dunia akuarium air tawar. Mereka bisa ditemukan di mana-mana dan harganya pun terjangkau untuk semua kalangan.

Ikan Tetra Unik

Bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh tentang tetra atau sedang bingung memilih jenis tetra terbaik, kami akan ulas 13 spesies tetra tercantik untuk Anda.

1. Neon Tetra

Neon Tetra

Daftar ini dibuka dengan spesies tetra paling klasik, yaitu neon tetra (Paracheirodon innesi). Bahkan sebagian besar non-aquarist pernah mendengar tentang neon tetra. Ikan kawanan kecil ini diberi nama demikian karena punya warna biru, merah, dan perak yang atraktif. Neon tetra populer di kalangan penghobi akuarium bukan hanya karena warnanya, tetapi juga karena temperamen damai dan ketangguhannya.

Pelihara neon tetra Anda di akuarium persegi panjang bervolume setidaknya 55 liter untuk menyediakan ruang renang yang mereka butuhkan. Pilihlah sekurang-kurangnya delapan ekor ikan, tetapi idealnya lebih banyak karena spesies ikan yang bergerombol akan menjadi malu dan takut bila jumlahnya sedikit. Dengan menggabungkan pejantan dan betina, Anda dapat melihat perilaku kawin alami spesies ini. Ikan ini berukuran kecil, yaitu sekitar 3 cm.

Ada juga neon tetra hitam (Hyphessobrycon herbertaxelrodi) yang terlihat sangat mirip dengan versi normal tetapi tidak memiliki warna merah. Ini adalah pilihan yang bagus jika Anda menginginkan tetra yang sedikit unik atau Anda bisa mencampurnya dengan neon tetra biasa. Selain itu, Anda dapat memelihara cardinal tetra (Paracheirodon axelrodi) yang sedikit lebih besar atau neon tetra hijau (Paracheirodon simulans) yang lebih biru-kehijauan.

Baca Juga: Seberapa Kuat Neon Tetra dan Siapa Musuh Alaminya?

2. Lemon Tetra

Lemon Tetra

Tertarik memelihara tetra tetapi mencari sesuatu yang sedikit lebih ‘original’ daripada neon tetra yang mainstream? Anda mungkin menyukai lemon tetra yang sama-sama indah tetapi jarang dipelihara. Ikan sehat dari spesies ini menampilkan warna perak yang indah dengan sirip kuning neon dan mata oranye.

Seperti kebanyakan tetra kecil, lemon tetra adalah spesies damai yang sempurna untuk akuarium komunitas. Warna kuning dan oranyenya bisa menambah semarak akuarium dan sifat tahan bantingnya membuat mereka cocok untuk pemula. Jaga agar air tetap lunak dan relatif asam untuk meniru habitat alami spesies ini.

Lemon tetra tumbuh hingga ukuran maksimum sekitar 3,8 cm dan merupakan perenang yang aktif. Anda membutuhkan akuarium persegi panjang bervolume setidaknya 75 liter untuk memelihara mereka dalam kelompok. Berikan banyak penutup dalam bentuk tanaman hidup dan dekorasi lainnya untuk membantu ikan ini merasa aman. Teman seakuarium haruslah tenang dan memiliki ukuran dewasa yang cukup kecil sehingga mereka tidak bisa memakan tetra mungil ini.

3. Buenos Aires Tetra

Buenos Aires Tetra

Secara signifikan lebih besar dari dua spesies yang disebutkan sebelumnya, Buenos Aires tetra (Hyphessobrycon anisitsi) juga sedikit lebih bersemangat. Tetra bersirip merah ini aktif dan asertif, membuatnya kurang cocok untuk komunitas tetapi lebih menarik untuk dipelihara.

Buenos Aires tetra dikenal karena kecenderungan mereka untuk menampilkan perilaku nippy (menggigit sirip), tetapi bukan berarti Anda tidak bisa memelihara mereka. Pastikan Anda tidak memelihara spesies ini dengan teman seakuarium yang lebih lamban yang mungkin dengan mudah menjadi stres. Pelihara mereka dalam kelompok yang cukup besar sehingga tetra akan fokus pada sengketa teritorial dengan spesies mereka sendiri daripada mengganggu ikan lain.

Akuarium persegi panjang 110 liter adalah ukuran akuarium minimum yang harus Anda miliki jika ingin memelihara Buenos Aires tetra. Berikan banyak tanaman hidup di akuarium. Tetra ini dapat hidup baik di berbagai suhu air. Mereka adalah pilihan yang bagus untuk akuarium sejuk dan akan menderita ketika hidup dalam suhu lebih dari 25 °C untuk periode waktu yang lama.

4. Congo Tetra

Congo tetra

Congo tetra (Phenacogrammus interruptus) sedikit aneh di antara tetra lainnya. Tak seperti sebagian besar spesies tetra lainnya, mereka secara alami tidak ditemukan di Amerika Selatan. Namun, sesuai namanya, habitat alami spesies ini ada di Republik Demokratik Kongo di Afrika Tengah. Kita tidak bisa mengabaikannya karena spesies ini cukup menarik perhatian.

Congo tetra tumbuh relatif besar dan membutuhkan akuarium yang lebih besar daripada kebanyakan tetra, tetapi penampilannya yang menakjubkan sepadan dengan perawatannya. Betinanya cantik untuk dilihat, tetapi jantanlah yang benar-benar mencuri perhatian. Siripnya yang panjang dan warnanya yang biru dan oranye berkilauan menghadirkan pemandangan yang sangat indah di akuarium. Spesies ini damai dan cocok di beberapa jenis akuarium komunitas.

Pelihara Congo tetra di akuarium bervolume 150-200 liter. Berikan banyak tanaman penutup dan hindari teman ikan yang terlalu lincah atau sebaliknya terlalu pemalu. Selain itu, perlu diingat bahwa mereka bukanlah spesies yang ideal bagi hobbyist yang tidak memiliki banyak pengalaman memelihara ikan akuarium. Congo tetra bisa sedikit sensitif terhadap kualitas air yang buruk.

5. Glowlight Tetra

Glowlight Tetra

Glowlight tetra (Hemigrammus erythrozonus) yang menarik ini adalah pilihan yang bagus untuk mereka yang baru memulai hobi ikan hias, terutama jika mereka ingin membuat akuarium komunitas yang damai. Tetra kecil ini mudah dirawat dan akan mencerahkan akuarium apa pun dengan warna merah dan perak cerahnya. Mereka dapat ditemukan di sebagian besar toko akuarium dan dikenal cukup tangguh.

Anda tidak membutuhkan tangki besar untuk memelihara glowlight tetra: akarium persegi panjang 55 liter atau lebih cukup untuk satu kawanan ikan ini. Dalam setup yang lebih besar, spesies ini benar-benar akan bergabung dengan beberapa tetra lain dalam daftar ini, seperti neon tetra yang berwarna-warni.

Tetra ini terlihat paling baik bila dipelihara dalam air lunak dan sedikit asam, menjadikannya pilihan bagus untuk biotop Amerika Selatan. Akuarium blackwater cocok untuknya. Gunakan banyak serasah daun untuk menggelapkan air dan tanaman hidup dengan cahaya rendah sebagai penutup.

Uniknya, Anda bisa lebih sering melihat ikan ini bila Anda menyediakan lebih banyak tempat persembunyian. Pasalnya, mereka akan merasa cukup aman untuk menjelajah ke tempat terbuka dan dapat melesat ke tempat persembunyiannya sewaktu-waktu.

6. Bloodfin Tetra

Bloodfin Tetra

Tetra lain yang sempurna untuk pemula adalah bloodfin tetra (Aphyocharax anisitsi). Sekelompok ikan berwarna perak kemerahan ini akan terlihat spektakuler di akuarium Anda, terutama jika Anda memelihara setidaknya 10 ekor sekaligus. Spesies ini kuat dan dapat beradaptasi dalam range parameter dan suhu air yang cukup luas.

Bloodfin tetra tidak tumbuh sangat besar, tetapi karena mereka sangat aktif ada baiknya Anda menggunakan akuarium panjang setidaknya 75 liter jika ingin memeliharanya. Tanami dan hias akuarium dan pastikan untuk menghindari teman ikan yang sangat lambat atau rapuh: spesies ini diketahui suka menggigit sirip ikan lain dari waktu ke waktu.

Memberi makanan kering komersial pada tetra tidaklah masalah, tetapi cobalah sesekali memberinya makanan beku atau bahkan hidup. Ikan ini secara alami adalah omnivora yang akan memakan serangga kecil jika mereka dapat menemukannya, yang berarti mereka akan sangat menghargai kesempatan langka untuk berburu (makanan hidup).

7. Ember Tetra

Ember Tetra

Hadir dalam ukuran kurang dari satu inci, ember tetra (Hyphessobrycon amandae) adalah ikan terkecil dalam daftar ini. Ikan ini adalah pilihan yang sempurna bagi mereka yang tidak ingin membuat akuarium besar karena Anda hanya membutuhkan tidak lebih dari 37 liter untuk memeliharanya. Pastikan untuk menggunakan akuarium yang panjang karena semua jenis tetra suka ruangan renang horisontal.

Ember tetra akan menunjukkan warna terbaik mereka di akuarium yang ditanami dengan baik, lebih baik lagi bila ada banyak serasah daun untuk menggelapkan air. Air lunak dan sedikit asam sangat ideal. Hindari teman seakuarium yang terlalu besar atau suka memangsa ikan yang lebih kecil; ember tetra damai dan ukurannya yang sangat kecil membuatnya rentan.

Semakin besar kelompoknya, semakin baik ikan ini akan terlihat karena gerombolannya akan cukup rapat. Jika Anda memiliki akuarium besar, Anda bisa memelihara lebih dari 20 ekor ember tetra untuk menghadirkan tampilan menakjubkan yang pasti akan menarik perhatian siapa pun.

8. Bleeding Heart Tetra

Bleeding Heart Tetra

Bleeding heart tetra (Hyphessobrycon erythrostigma) memiliki nama yang agak dramatis karena marking warnanya. Sebagian besar berwarna perak dan dengan sirip merah, spesies ini dinamai “hati yang berdarah” karena adanya titik merah cerah di tengah tubuhnya.

Bleeding heart tetra adalah pilihan yang sempurna jika Anda ingin membuat setup akuarium blackwater bergaya Brasil yang tenang. Setup ini secara alami terjadi di habitat yang tenang tanpa aliran air yang kuat, memiliki banyak vegetasi penutup, dan airnya sangat lunak, seringkali sangat asam. Pencahayaan redup, kayu apung, tanaman hidup, dan sekelompok besar bleeding heart tetra akan menyajikan tampilan yang indah. Meskipun ikan ini dapat bertahan dalam range parameter air yang relatif luas, mereka paling baik hidup dalam air ber-pH rendah.

Gabungkan banyak bleeding heart tetra jantan dan betina jika Anda ingin melihat perilaku sparring alami mereka. Perlu diingat bahwa pejantan dari spesies ini bisa sangat penuh semangat, sehingga mereka bisa membuat teman seakuariumnya yang damai merasa stres. Cobalah mencari ikan yang lebih kuat seperti corydoras dan cichlid kerdil.

9. Emperor Tetra

Emperor Tetra

Cari ikan kawanan yang penuh warna menarik dengan sirip indah dan berperangai damai? Emperor tetra (Nematobrycon palmeri) jawabannya. Mereka sangat bagus untuk akuarium komunitas yang damai, bahkan jika Anda belum menjadi aquarist yang berpengalaman. Sifat tahan bantingnya membuatnya mudah menolerir kesalahan pemula dan bisa beradaptasi dengan segala parameter dan suhu air akuarium.

Jika Anda tertarik memelihara emperor tetra, pilihlah akuarium segi empat setidaknya 75 liter untuk menyediakan banyak ruang bagi kawanan besar. Jika Anda tidak memelihara ikan ini dalam jumlah yang cukup, mereka akan menjadi tertutup dan Anda tidak akan bisa melihat tampilan teritorial pejantan yang menarik, jadi pastikan untuk memiliki sekurang-kurangnya sekitar 10 ekor.

Mencari teman emperor tetra sangat mudah. Mereka akan hidup berdampingan secara damai bersama hampir semua spesies yang membutuhkan parameter air yang sama dan tidak terlalu besar untuk memangsa tetra yang lebih kecil.

10. Black Skirt Tetra

Black Skirt Tetra

Black skirt tetra (Gymnocorymbus ternetzi) yang ada di mana-mana ini adalah pilihan klasik lain dalam dunia tetra. Mereka sudah lama difavoritkan oleh para aquarist di seluruh dunia karena perawatannya yang mudah dan penampilannya yang menarik. Spesies ini tidak memiliki banyak persyaratan khusus dalam hal tempat tinggal dan konsistensi air, sehingga mereka merupakan pilihan yang bagus untuk pemula.

Tetra dekoratif ini cocok untuk akuarium komunitas yang damai dan akur dengan ikan akuarium paling umum. Berikan banyak tempat berlindung, tetapi perlu diingat bahwa mereka adalah perenang aktif yang membutuhkan banyak ruang untuk bergerak. Air idealnya lunak dan asam, tetapi karena sebagian besar varietas ikan ini adalah hasil penangkaran, mereka tidak terlalu rewel soal parameter air yang tepat.

Kurang suka black skirt tetra? Ada juga variasi putih dari spesies ini yang dijual di pasaran. Karena matanya gelap, white skirt tetra bukanlah albino, melainkan leukistik.

11. False Penguin Tetra

False Penguin Tetra

Dipasarkan sebagai penguin tetra dan false penguin tetra, Thayeria boehlkei adalah anggota paling populer dari genus kecil Thayeria. Penguin tetra ‘asli’ sebenarnya adalah sepupu dekatnya, Thayeria obliqua, itulah sebabnya sebagian besar sumber menyebut boehlkei sebagai false/palsu. Boehlkei biasanya dijual di toko akuarium menggunakan kedua nama tersebut, tetapi hampir semua tetra penguin yang Anda temukan di pasaran adalah varietas ini.

Penguin tetra adalah spesies yang kuat dan dekoratif yang tampak bagus dalam akurium biotope gaya blackwater, tetapi juga cocok hidup dalam akuarium komunitas biasa. Apa pun gaya akuarium yang Anda pilih, sediakan banyak penutup dalam bentuk tanaman hidup (tanaman mengambang) dan pencahayaan yang sedikit redup. Pelihara mereka dalam kawanan minimal delapan ekor dan hindari teman seakuarium yang sangat aktif atau agresif.

False penguin tetra bisa mencapai ukuran hingga 6 cm. Meskipun banyak sumber merekomendasikan ukuran akuarium minimal 55 liter (berbentuk panjang), akuarium yang lebih besar lebih direkomendasikan. Akuarium persegi panjang 110 liter atau lebih bisa menyediakan semua ruang yang dibutuhkan ikan kawanan ini.

12. Diamond Tetra

Diamond tetra

Karena banyak ikan akuarium termasuk tetra biasanya dijual sebagai ikan remaja di toko akuarium, beberapa spesies cenderung diabaikan karena penampilannya yang relatif hambar. Moenkhausia pittieri, juga dikenal sebagai diamond tetra, adalah salah satu dari spesies ini. Jangan tertipu oleh penampilan remajanya yang biasa, spesies yang berkilauan ini benar-benar cantik.

Selain cantik, diamond tetra juga relatif tidak terlalu menuntut. Sebagian besar mereka dibiakkan secara komersial dan tidak memiliki tuntutan yang sangat spesifik soal parameter dan suhu air. Air lunak dan sedikit asam cocok untuknya, seperti halnya akuarium yang ditanami dengan air gelap.

Seperti banyak ikan dalam daftar ini, tetra ini menyukai biotope gaya Amerika Selatan dengan serasah daun, tanaman rendah cahaya, dan banyak kayu apung. Sebuah akuarium persegi panjang setidaknya 75 liter sangat ideal. Pelihara sekelompok ikan minimal delapan ekor untuk mengurangi perilaku menggigit dan agresi. Teman seakuarium yang damai dan memiliki persyaratan parameter air yang sama akan cocok dengannya, tetapi karena ukurannya Anda juga dapat memelihara spesies ini dengan beberapa cichlid.

13. Serpae Tetra

Serpae tetra

Mencari spesies tetra yang sedikit lebih agresif dan sangat kuat? Serpae tetra (Hyphessobrycon eques) dikenal tidak hanya karena warna oranyenya yang menakjubkan, tetapi juga karena perilakunya. Meskipun mereka bukanlah pilihan terbaik untuk akuarium komunitas, spesies ini patut dicoba oleh mereka yang ingin melihat perilaku sparring yang menarik dan tidak keberatan dengan persyaratan perawatannya.

Jika Anda ingin memelihara serpae tetra, buatlah akuarium persegi panjang bergaya biotope minimal 75 liter galon (idealnya lebih) dan masukkan sekelompok besar ikan yang terdiri atas setidaknya 10 ekor. Ini memastikan Anda akan memiliki pejantan dan betina sehingga hierarki dapat dibentuk dan Anda akan dapat menyaksikan pejantan saling unjuk gigi dan bertengkar untuk memperebutkan wilayah.

Hindari teman seakuarium yang rapuh, bersirip panjang, dan apa pun yang mirip dengan serpae tetra. Meskipun memelihara kelompok besar ikan ini akan mengurangi agresi mereka terhadap temannya, mereka cukup nippy dan lebih baik dipelihara dengan spesies yang lebih tangguh.

Tags:

Komentar