Home » Ikan Guppy » 13 Ikan, Udang, dan Keong yang Cocok Jadi Teman Ikan Guppy

13 Ikan, Udang, dan Keong yang Cocok Jadi Teman Ikan Guppy

Guppy adalah salah satu spesies ikan akuarium air tawar yang paling banyak dipelihara. Meskipun aslinya berasal dari Amerika Selatan, mereka sekarang dapat ditemukan di hampir setiap negara, termasuk Indonesia. Bagi mereka yang baru memulai hobi memelihara ikan hias, guppy adalah pilihan yang bagus karena sifatnya yang kuat dan harganya yang murah. Plus, warnanya juga beragam.

Ikan Guppy

Seperti banyak ikan air tawar, guppy menunjukkan dimorfisme seksual di mana pejantan dan betina terlihat sangat berbeda. Guppy jantan umumnya lebih kecil dan memiliki sirip indah dan berwarna-warni. Betina, di sisi lain, tidak berwarna-warni (meskipun pembiakan selektif juga membantu mencerahkan warna mereka).

Ikan guppy adalah ikan komunitas yang hebat, artinya mereka cocok dengan spesies lain. Jika Anda berencana untuk memelihara guppy dalam tangki komunitas, yuk kita cari tahu apa saja yang cocok dijadikan teman mereka di akuarium.

1. Molly

Ikan Molly

Molly adalah ikan air tawar kecil serbaguna yang populer di kalangan pemilik akuarium pemula. Spesies ini dikenal sangat kuat dapat bertahan hidup di lingkungan air tawar dan air asin (hebat, kan?). Seperti guppy, molly adalah spesies livebearer (ikan yang melahirkan) dan akan bereproduksi dengan cepat di akuarium rumah.

Molly bisa jadi teman seakuarium guppy yang hebat karena mereka damai, mudah dipelihara, dan tetap kecil ukurannya meski sudah dewasa. Karena mereka agak mirip dengan guppy dan berkembang di lingkungan yang sama, mereka sering hidup berdampingan tanpa masalah. Jika Anda mencari ikan yang damai dan mudah dirawat, molly adalah pilihan tepat.

2. Harlequin Rasbora

Ikan Harlequin Rasbora

Harlequin rasbora adalah salah satu ikan akuarium air tawar favorit bayak orang. Sifatnya yang hidup, perawatannya yang mudah, dan warna emas-perunggu metaliknya membuat mereka menjadi tontonan yang mengasyikkan di akuarium apa pun, terutama ketika dipelihara dalam kawanan besar.

Sebagai ikan kawanan, harlequin rasbora harus dipelihara dalam kelompok 8-12 ekor dan cocok untuk hidup di akuarium yang penuh tanaman. Jika dipelihara dalam kawanan yang lebih kecil dari 3 atau 4 ekor, harlequin dapat menjadi pemalu dan stres.

Karena sifatnya yang damai, harlequin rasbora bisa menjadi teman guppy yang baik (dan ikan komunitas besar pada umumnya). Meskipun mereka biasanya berada di lapisan air yang sama dengan guppy, Anda tidak akan melihat agresi antara kedua spesies.

Karena ukurannya yang kecil, harlequin rasbora mungkin kesulitan memakan pelet, jadi sebaiknya beli mereka pelet mikro atau pelet serpih yang sudah dihancurkan.

Baca Juga: Penjelasan Tentang Perilaku Agresif dan Teritorial Ikan Guppy

3. Cardinal Tetra

Ikan Cardinal Tetra Bergerombol

 

Sebagai sepupu dekat dari neon tetra, cardinal tetra adalah spesies ikan kecil berwarna-warni yang populer karena sifatnya yang penuh semangat dan kebiasaan bergerombolnya yang menarik. Meskipun kecil dan tampak rapuh, cardinal sebenarnya mudah dirawat dan mudah diberi makan (mereka paling cocok diberi campuran pakan serpih berkualitas tinggi dan dacing darah beku-kering).

Sebagai spesies kawanan, cardinal tetra harus dipelihara dalam kawanan 7 ekor atau lebih. Akuarium 100 liter lebih dapat menampung lebih dari 15-20 cardinal. Kawanan besar mereka sangat menarik untuk ditonton, terutama jika dikombinasikan dengan guppy.

Yang perlu diwaspadai, cardinal tetra bisa memakan bayi guppy jika akuarium Anda tidak memiliki cukup tempat persembunyian. Jika Anda tidak berencana untuk membiakkan guppy, maka ini tidak menjadi masalah. Sebaliknya, jika Anda membiakkan guppy, pastikan untuk memindahkan burayak sejak awal atau menyediakan banyak tanaman hidup sebagai penutup.

4. Honey Gourami

Ikan Honey Gourami

Jika Anda sedikit lebih berpengalaman atau mencari ikan yang agak lebih sulit perawatannya daripada ikan livebearer, honey gourami adalah pilihan yang bagus. Mereka membutuhkan perawatan yang lebih spesifik daripada teman guppy lainnya di daftar ini.

Honey gourami membutuhkan akuarium penuh tanaman dengan banyak naungan dan tempat persembunyian yang memadai. Tanaman apung sering digunakan dalam akuarium gurame untuk menciptakan lingkungan alami yang teduh. Selain persyaratan akuarium khusus mereka, honey gourami adalah ikan yang sangat sosial dan harus selalu dipelihara dalam kawanan 4-6 ekor. Untuk aquarist yang memiliki akuarium kecil, honey gourami tentu tidak ideal untuk dipelihara.

Secara keseluruhan, honey gourami dapat menjadi pasangan yang luar biasa untuk guppy selama Anda menyediakan kebutuhan perawatan mereka. Meskipun mereka mungkin bukan ikan termudah dalam daftar ini, honey gourami menyenangkan untuk dipelihara, bertemperamen tenang, dan menambah keindahan untuk akuarium apa pun yang mereka huni.

5. Platy

Ikan Platy

Platy adalah ikan akuarium air tawar tangguh yang populer karena penampilannya yang penuh warna dan kemudahan perawatannya. Sama seperti guppy, platy adalah ikan livebearer dan bisa bereproduksi di akuarium rumah. Spesies ini juga tersedia dalam berbagai warna dan varietas, sehingga setiap pemilik akuarium pasti akan menemukan jenis yang mereka sukai.

Platy damai dan cenderung berkembang di berbagai lingkungan; sebagai hasilnya, mereka bisa menjadi teman seakuarium guppy yang baik. Namun bersiaplah; jika Anda memutuskan untuk memelihara platy, Anda mungkin akan mendapatkan banyak sekali bayi ikan (sama seperti guppy). Platy adalah pemakan yang kuat dan cocok dengan campuran makanan serpih dan cacing darah beku-kering.

6. Cory Catfish

Cory Catfish

Cory catfish salah satu spesies ikan air tawar akuarium yang paling damai dan sangat mengagumkan untuk dipelihara. Mereka bisa bergaul dengan hampir setiap spesies lain, sehingga tidak mengherankan bila cory bisa akur dengan guppy di akuarium.

Jika Anda berencana memelihara cory catfish, pastikan Anda menyiapkan akuarium dengan substrat pasir. Sayangnya, gravel terlalu kasar untuk cory dan dapat merusak sirip serta barbel mereka.

Baca Juga: 8 Alasan Kenapa Ikan Guppy Anda Cepat Mati

7. Otocinclus Catfish

Ikan Otocinclus Catfish

Otocinclus catfish (umumnya dikenal sebagai oto catfish) adalah salah satu spesies yang paling disukai dalam pemeliharaan ikan air tawar. Bertemperamen lembut dan relatif pemalu, oto catfish menyukai habitat dengan banyak tanaman hidup dan kayu apung untuk digunakan sebagai tempat persembunyian. Seperti cory, oto lebih suka dipelihara dalam kawanan kecil, 3 atau 4 ekor sudah cukup.

Selain sifat jinak mereka, banyak aquarist suka otocinclus catfish karena nafsu makan mereka yang besar terhadap alga. Meskipun kecil, sekelompok oto dapat membersihkan akuarium penuh ganggang hanya dalam beberapa hari. Karena itu, kami sangat menyarankan pemberian makan tambahan untuk wafer alga untuk memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang cukup.

Dibandingkan dengan spesies lain dalam daftar ini, Oto Catfish dapat sedikit lebih sensitif terhadap kondisi air di bawah standar. Sebaiknya biarkan tank Anda matang selama beberapa bulan sebelum menambahkan ikan lele hias yang lembut ini. Selain itu, pastikan Anda mengawasi guppy Anda. Meskipun Anda seharusnya tidak akan melihat agresi guppy, ikan ini bisa nippy alias menggigiti sirip ikan lain.

8. Swordtail

Ikan pedang

Jika Anda mencari ikan komunitas yang hebat, swordtail cukup sulit dikalahkan. Mereka memiliki temperamen yang hebat, rukun dengan sebagian besar spesies air tawar lainnya, dan cukup menambah tampilan unik untuk akuarium apa pun. Seperti guppy dan platy, swordtail juga merupakan spesies livebearer dan akan berkembang biak jika pejantan dan betina hadir.

Selain itu, swordtail perawatannya mudah. Mereka mudah beradaptasi dan toleran terhadap kondisi air. Untuk pemilik akuarium yang mencari pasangan akuarium guppy yang mudah dirawat, swordtail adalah pilihan tepat.

9. Bristlenose Pleco

Bristlenose pleco

Pleco biasanya tidak direkomendasikan untuk penghobi ikan hias pemula (karena mereka biasanya terlalu besar). Tapi varietas bristlenose akan tetap kecil untuk dipelihara dalam akuarium. Jika Anda punya akuarium berukuran cukup besar, bristlenose pleco bisa jadi pasangan akuarium yang bagus untuk guppy.

Bristlenose pleco akan tetap tinggal di dasar akuarium selama 95% waktunya, mencari makanan dan mengemil ganggang yang enak. Karena mereka berada di bagian akuarium yang berbeda dengan guppy (yang umumnya berenang di tengah akuarium), keduanya akan saling menjauh.

Selain menjadi teman yang hebat, bristlenose pleco juga akan membantu menjaga akuarium tetap bersih dengan memakan alga yang tumbuh terlalu banyak dan makanan yang tidak dimakan. Namun pleco tidak dapat bertahan hidup dengan ganggang dan sisa makanan saja. Anda disarankan memberikan beberapa wafer alga sesekali untuk menjaga agar bristlenose Anda bahagia dan sehat.

10. Kuhli loach

Kuhli loach

Spesies unik yang menyerupai belut ini adalah salah satu ikan air tawar yang paling menarik perhatian. Jika Anda mencari sesuatu yang sedikit berbeda, kuhli loach adalah pilihan yang cocok. Meskipun terlihat unik, kuhli sebenarnya sangat damai dan rukun dengan banyak spesies air tawar lainnya (terutama guppy).

Seperti beberapa spesies lain dalam daftar ini, kuhli loach lebih suka dipelihara dalam kelompok kecil yang terdiri atas 3-5 individu. Ukuran mereka tetap kecil, berkisar antara 7,5-10 cm, sehingga bisa dipelihara dalam akuarium yang tak terlalu besar.

Habitat optimal untuk kuhli loach mengandung banyak tanaman hidup, kayu apung, dan substrat pasir (pasir filter kolam berfungsi dengan baik). Seperti cory catfish, substrat yang kasar atau berbatu dapat merusak sirip dan perut kuhli yang lembut.

Karena kuhli loach secara alami aktif di malam hari, jangan kaget jika Anda tidak melihatnya selama beberapa hari pertama. Setelah ikan ini sudah menyesuaikan diri dengan akuarium Anda, mereka akan lebih nyaman makan dan bersosialisasi di siang hari.

11. Red Cherry Shrimp

Udang Red Cherry Shrimp

Mencari memelihara selain ikan? Jika demikian, maka red cherry shrimp bisa dicoba. Udang kerdil berwarna cerah ini cantik dan mudah dipelihara, menjadikannya pilihan yang bagus bagi para aquarist pemula dan berpengalaman.

Banyak aquarist yang sukses mencampurkan udang dan ikan tanpa masalah (meski udang biasanya dimakan ikan). Udang red cherry yang baru lahir bisa dimakan oleh guppy dengan cukup cepat. Ini mungkin merupakan hal yang baik karena red cherry cenderung berkembang biak dengan sangat cepat.

Jika Anda ingin menyatukan udang bersama guppy, pastikan Anda memberi mereka tempat untuk bersembunyi. Tanaman hidup seperti Java moss dan Java fern cocok untuk mereka. Selain itu, ingatlah untuk memberi mereka makanan yang banyak.

Peringatan: Memelihara udang dengan semua jenis ikan (termasuk guppy) membawa risiko. Karena setiap guppy berbeda, udang Anda bisa saja dimakan oleh guppy tertentu.

12. Red Crystal Shrimp

Udang Red Crystal Shrimp

Red crystal shrimp adalah spesies udang air tawar akuarium yang populer. Mereka terkenal karena punya pola merah putih yang unik.

Perawatan red crystal shrimp mirip dengan red cherry shrimp. Hanya saja, red crystal cenderung sedikit lebih sulit untuk dirawat. Sekali lagi, berhati-hatilah saat memelihara red cherry dengan jenis ikan apa pun, termasuk ikan guppy (baca peringatan di atas).

13. Nerite Snail

Siput Nerite

Siapa bilang semua teman guppy hanya ikan atau udang? Sebagai salah satu keong akuarium air tawar paling populer, keong nerite disukai karena jinak dan kemampuan memakan ganggang yang luar biasa. Faktanya, mereka secara luas dianggap sebagai spesies keong pemakan ganggang terbaik. Mereka dapat menangani akuarium penuh ganggang dengan baik.

Nerite snail 100% aman untuk dipelihara bersama guppy (tidak semua spesies keong cocok dengan guppy) dan tidak akan mengganggu tanaman hidup. Selain itu, mereka membutuhkan air asin untuk berkembang biak, jadi Anda tidak perlu khawatir mereka akan berkembangbiak memenuhi akuarium Anda (spesies keong lainnya terkenal karena cepat berkembang biak).

Secara keseluruhan, nerite snail adalah pilihan yang bagus dan murah untuk aquarist yang ingin memiliki kru pembersih ganggang di akuarium.

Tags:

Komentar