Home » Anjing Lucu » 10 Ras Anjing Paling Agresif Berdasarkan Hasil Tes Temperamen

10 Ras Anjing Paling Agresif Berdasarkan Hasil Tes Temperamen

Apakah Anda mencari anjing peliharaan yang ramah keluarga? Jika ya, maka sebaiknya 10 ras anjing ini dihindari karena mereka terkenal agresif. Berbagai organisasi dan ahli memiliki pendapat masing-masing tentang ras anjing mana yang paling buas. Anjing-anjing dalam daftar ini diurutkan dari nilai terendah ke nilai tertinggi lewat uji temperamen yang dilakukan oleh American Temperament Test Society. Trah yang mendapat persentase terendah adalah yang paling sering menunjukkan tanda-tanda agresi, panik, atau malu yang ekstrem selama tes.

Anjing Buas

Apa itu agresi anjing?

Agresi anjing didefinisikan sebagai perilaku berbahaya yang diarahkan pada individu lain, termasuk hewan lain. Perilaku ini meliputi menggonggong, menyalak, menggigit, menerjang, menggeram, menggertak, dan lain-lain. Penyebabnya bisa karena alasan mempertahankan teritorial, perlindungan diri, ketakutan, atau kecemasan sosial. Agresi bisa ditekan dengan memberikan pelatihan pada anjing sejak dini.

1. Dachshund (Standard Smooth)

Dachshund

  • Prosentase kelulusan: 68,8%
  • Dachshund dikategorikan dalam kelompok anjing hound (pemburu) oleh AKC.
  • Mereka dapat berkisar dari 7 hingga 15 kg bobotnya.
  • Dachshund hadir dalam bulu panjang dan pendek dan bisa berwarna apa saja.
  • Trah anjing kecil ini berasal dari Jerman pada abad ke-17 dan mereka digunakan terutama untuk berburu badger (sejenis musang). Mereka berada di ambang kepunahan setelah Perang Dunia I, tetapi sekarang menjadi salah satu anjing paling populer di Amerika.
  • Dachshund rentan terhadap “sindrom anjing kecil” yang mendorong mereka untuk menebus ukurannya yang kecil dengan sikap yang besar. Ini dapat menyebabkan masalah perilaku.
  • Jika disosialisasikan sejak usia dini, mereka akan baik-baik saja dengan anak-anak, tetapi tidak terlalu suka bila diajak bermain-main kasar.
  • Berhati-hatilah dengan hewan peliharaan kecil seperti tikus atau hamster karena Dachshund memiliki naluri berburu yang kuat terhadap hewan jenis ini.

2. Chihuahua

Chihuahua

  • Prosentase kelulusan: 69,6%
  • Chihuahua adalah jenis anjing terkecil yang terdaftar di American Kennel Club. Mereka juga dikenal sebagai anjing terkecil di dunia.
  • Mereka termasuk dalam kelompok anjing mainan dan bobotnya berkisar antara 1,8 hingga 2,7 kg.
  • Mereka dapat memiliki bulu pendek atau panjang.
  • Chihuahua dapat memiliki warna apa saja dan pola pewarnaannya bisa solid, bermarking, atau splashed (seperti terciprat).
  • Chihuahua dianggap sebagai jenis anjing tertua di Amerika.
  • Trah ini berasal dari negara bagian Chihuahua, Meksiko. Mereka diperkenalkan di Eropa oleh penjelajah terkenal Christopher Columbus.
  • Chihuahua sangat setia dan mengabdi kepada pemiliknya, tetapi mereka umumnya adalah anjing yang berorientasi pada satu atau dua orang saja. Mereka dapat menjadi sangat setia hingga sampai pada titik kecemburuan dan dapat menggigit atau menggertak seseorang yang terlalu dekat dengan pemiliknya. Mereka sangat temperamental dan tidak dikenal sebagai anjing ramah anak.
  • Karena mereka tidak menyukai orang asing, mereka sering menggonggong dan bisa menjadi anjing penjaga yang baik.

3. Chow Chow

Chow Chow

  • Prosentase kelulusan: 71,7%
  • Chow chow terdaftar sebagai anjing berukuran sedang dalam kelompok non-sporting AKC.
  • Beratnya bisa antara 20 sampai 30 kg.
  • Mereka memiliki lapisan bulu panjang dan tebal yang bisa berwarna merah, hitam, biru, krem, atau cinnamon.
  • Asal-usul Chow Chow yang pasti tidak diketahui, tetapi diyakini bahwa mereka muncul ribuan tahun yang lalu baik di China ataupun Mongolia. Diketahui bahwa mereka paling sering digunakan sebagai anjing pemburu dan penggembala.
  • Mereka menjadi populer di AS selama abad ke-20 ketika Presiden Calvin Coolidge memelihara seekor Chow Chow.
  • Chow Chow memiliki kepribadian yang dominan dan kadang-kadang bisa bersikap asertif. Karena ketegasan mereka, mereka tidak direkomendasikan untuk pemilik anjing pemula.
  • Bimbingan yang kuat dan pelatihan yang tegas diperlukan untuk memiliki mendidik Chow Chow agar berperilaku baik.
  • Mereka diketahui tidak memiliki penglihatan peripheral yang baik sehingga mereka dapat dengan mudah terkejut.

4. Doberman Pinscher

Doberman Pinscher

  • Prosentase kelulusan: 79,1%
  • Doberman Pinscher terdaftar di AKC sebagai anjing berukuran sedang dalam kelompok pekerja.
  • Ukurannya berkisar dari 30 hingga 40 kg.
  • Mereka memiliki lapisan bulu tebal, mengkilap, pendek dan hadir dalam warna merah, hitam, biru, atau coklat kekuningan.
  • Asal usul Doberman berakar di Jerman, di mana seorang pria bernama Karl Louis Doberman dikreditkan karena mengembangkan jenis ini. Dia bekerja sebagai pemungut pajak dan menginginkan seekor anjing yang bisa dia bawa bersamanya untuk perlindungan saat mengunjungi daerah-daerah yang berbahaya.
  • Doberman adalah jenis yang sangat cerdas dan telah digunakan terutama sebagai anjing penjaga dan anjing polisi.
  • Mereka memiliki naluri protektif yang sangat kuat terhadap tuannya, tetapi jika dibesarkan dengan kepemimpinan yang kuat dan pemilik yang baik, mereka dapat bergaul dengan anak-anak dan anjing-anjing lain.

5. Dalmatian

Dalmatian

  • Prosentase kelulusan: 81,3%
  • Dalmatian terdaftar di AKC sebagai anjing berukuran sedang dalam kelompok pekerja.
  • Ukurannya berkisar antara 20 hingga 27 kg.
  • Mereka memiliki lapisan bulu pendek, padat, mengkilap yang berwarna putih dengan bintik-bintik hitam atau coklat.
  • Asal pasti Dalmatian belum dikonfirmasi. Anjing serupa telah ditemukan di lukisan di dinding makam Mesir di mana mereka berlari di belakang kereta. Mereka telah digunakan sebagai anjing pengangkut, menjaga penumpang dan juga kargo, sejak akhir abad ke-18.
  • Dalmatian dapat was-was terhadap anjing lain dan perlu disosialisasikan sejak usia dini.
  • Mereka baik dengan anak-anak, tetapi jika tidak diberi perhatian yang cukup oleh tuannya mereka dapat mengembangkan beberapa masalah perilaku.
  • Mereka adalah anjing yang sangat enerjik dan membutuhkan tempat yang baik untuk melepaskan sebagian besar energi ini.

6. Rottweiler

Rottweiler

  • Prosentase kelulusan: 84,5%
  • Rottweiler terdaftar di AKC sebagai anjing berukuran besar dalam kelompok pekerja.
  • Beratnya berkisar antara 38 hingga 60 kg.
  • Mereka adalah anjing berbulu pendek dengan bulu yang lurus dan lebat berwarna hitam dengan marking karat atau mahoni.
  • Rottweiler mendapatkan namanya dari kota kecil Rottweil di Jerman. Mereka pertama kali dikenal sebagai “anjing tukang daging Rottweil,” tetapi nama itu kemudian disingkat menjadi Rottweiler.
  • Di awal pengembangannya, mereka digunakan untuk menggembalakan ternak dan berburu beruang.
  • Mereka menjadi populer di AS sebagai anjing penjaga dan bekerja dengan tentara dan polisi.
  • Rottweiler bisa agak menyendiri dan tidak mudah menerima orang asing.
  • Mereka sangat setia dan melindungi pemiliknya serta akan mempertahankan “wilayah” rumah mereka.
  • Mereka biasanya baik pada anak-anak, tetapi karena ukuran dan tingkat energinya, mereka tidak direkomendasikan untuk keluarga yang punya anak yang masih sangat kecil.

7. Jack Russell Terrier

Jack Russell Terrier

  • Prosentase kelulusan: 85,3%
  • Jack Russell Terrier tidak diakui oleh AKC karena penolakan dari para penggemarnya. Sebagai gantinya, AKC mengakui Parson Russell Terrier. Jack Russell Terrier dan Parson Terrier pada dasarnya adalah jenis yang sama tetapi dengan perbedaan kecil.
  • Jack Russell adalah anjing berukuran kecil dan ukurannya berkisar antara 6 hingga 8 kg.
  • Mereka didominasi warna putih dengan marking hitam atau cokelat.
  • Lapisan bulu mereka bisa pendek, panjang, atau broken. Istilah “broken” mengacu baik pada bulu panjang maupun pendek.
  • Jack Russell berasal di Inggris di mana mereka terutama digunakan untuk berburu rubah. Mereka juga digunakan dalam perburuan groundhog dan badger.
  • Terrier “Russell” semuanya adalah anjing yang sangat enerjik dan keras kepala.
  • Mereka memiliki sedikit kesabaran dan tidak terlalu toleran terhadap anak-anak.

8. German Shepherd

GSD German Shepherd

  • Prosentase kelulusan: 85,2%
  • German Shepherd adalah anjing berukuran sedang yang termasuk dalam kelompok anjing herding (penggembala) AKC.
  • Beratnya berkisar antara 31 sampai 38 kg.
  • Asal-usul trah ini dapat ditelusuri sampai ke Karlsruhe, Jerman, pada era 1800-an.
  • Selama Perang Dunia I, mereka digunakan sebagai anjing militer oleh militer Jerman dan Perancis.
  • Mereka tidak suka orang asing dan karenanya bisa menjadi anjing penjaga yang baik.
  • Mereka adalah jenis yang sangat cerdas dan merupakan jenis pertama yang digunakan sebagai anjing pemandu bagi kaum tunanetra.
  • Mereka sering digunakan dalam tim pencarian dan penyelamatan dan juga berfungsi sebagai anjing polisi.
  • German Shepherd adalah salah satu anjing paling populer di Amerika Serikat.
  • Mereka bisa baik dan protektif pada anak-anak, terutama jika dilatih sejak dini. Banyak kalangan menganggap German Shepherd bukanlah anjing agresif.

9. American Staffordshire/Pit Bull Terrier

American Staffordshire

  • Prosentase kelulusan: 87,4% (American Pit Bull Terrier), 85,2% (American Staffordshire Terrier)
  • American Staffordshire Terrier juga dikenal sebagai American Pit Bull Terrier.
  • Mereka adalah anjing berukuran sedang yang termasuk dalam kelompok terrier dan dapat memiliki berat antara 25 hingga 30 kg.
  • American Staffordshire Terrier berasal dari Inggris, di wilayah Staffordshire, sesuai namanya.
  • Jenis pertama trah ini dirancang untuk digunakan sebagai anjing penjaga dan anjing petarung. Mereka dibiakkan untuk membentuk perawakan yang lebih kuat dan lebih kekar. Ketika jenis ini dibawa ke Amerika dan adu anjing dilarang, jenis kedua dikembangkan. Variasi baru ini lebih sopan dan berperawakan lebih kecil.
  • Dikenal sebagai American Pit Bull, strain Pit Bull yang baru ini sangat setia dan melindungi pemilik dan keluarganya. Mereka juga dikenal sangat baik dan sabar menghadapi anak-anak.
  • Jika Anda tidak yakin tentang silsilah Pit Bull, lakukan pemeriksaan latar belakangnya sebelum Anda memilihnya sebagai hewan peliharaan keluarga.

10. Siberian Husky

Siberian Husky

  • Prosentase kelulusan: 86,8%
  • Siberian Husky adalah anjing berukuran sedang yang terdaftar dalam kelompok pekerja di AKC.
  • Ukurannya berkisar antara 15 hingga 30 kg.
  • Mereka memiliki lapisan bulu sedang dan ganda.
  • Warnanya bisa merah dan putih, hitam dan putih, abu-abu dan putih, atau perak.
  • Siberian Husky berasal dari Siberia di mana mereka digunakan untuk menarik kereta luncur jarak jauh di iklim dingin. Mereka juga telah digunakan sebagai anjing penyelamat.
  • Husky cenderung teritorial dan tidak selalu bisa rukun dengan anjing lain, tetapi mereka biasanya baik pada anak-anak.

Demikianlah ulasan kami tentang ras anjing agresif berdasarkan tes temperamental. Harap dicatat bahwa perilaku setiap anjing bisa berbeda satu dengan yang lainnya meskipun termasuk dalam ras yang sama. Perangai anjing bisa dibentuk melalui perlakuan, sosialisasi, dan pelatihan.

Komentar