Home » Moluska » 10 Jenis Keong Air Tawar Terbaik untuk Dipelihara di Akuarium

10 Jenis Keong Air Tawar Terbaik untuk Dipelihara di Akuarium

Keong air tawar dapat menjadi bagian penting dari akuarium Anda. Bukan hanya karena mereka dapat menjaga air dan akuarium tetap bersih, tapi mereka juga sangat memanjakan mata. Beberapa dari mereka cantik dan juga menunjukkan perilaku yang sangat menarik.

Keong hias

Beberapa penggemar akuarium berselisih apakah keong akuatik cocok untuk dipelihara di akuarium atau tidak. Faktanya, jika dipelihara dalam jumlah yang tepat, keong bisa menjadi piaraan yang menyenangkan.

Keong dapat memasuki akuarium Anda dengan sengaja atau tidak; kadang-kadang mereka dapat menyelinap ke dalam akuarium bersama ikan lain (karena mereka terjebak dalam jaring bersama ikan) atau bersama tanaman yang dimasukkan ke dalam akuarium. Tapi banyak pula aquarist yang sengaja membeli keong akuatik hias untuk akuarium mereka.

Ada banyak jenis keong air tawar yang bisa Anda masukkan ke akuarium. Ketika Anda memilih keong air tawar, ada beberapa faktor penting untuk memilih jenis keong yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan membahas jenis-jenis keong akuarium air tawar terbaik.

1. Nerite Snail

Siput Nerite

Keong nerite bisa menjadi teman terbaik untuk pemula. Mereka cocok untuk orang-orang yang baru mengenal hobi akuarium karena mereka mudah dirawat. Mereka sangat efektif jika Anda memiliki ganggang dan kotoran ikan yang ingin Anda singkirkan.

Alasan yang membuat mereka cocok untuk pemula adalah bahwa mereka sangat mudah dikendalikan reproduksinya. Misalnya, Anda dapat membiakkan keong nerite sebanyak yang Anda inginkan karena mereka membutuhkan pasangan untuk bereproduksi, tidak seperti beberapa spesies keong lainnya.

Kelebihan lain dari keong nerite adalah bahwa mereka sangat ramah dan akur dengan dengan ikan, udang, atau binatang lain di akuarium Anda. Sangat menarik untuk mengamati perilaku mereka karena mereka cenderung banyak bergerak, terutama pada dinding akuarium di mana ganggang tumbuh.

Mereka juga sangat menyenangkan untuk dilihat dengan garis-garis unik pada cangkang. Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah harus ada cukup kalsium di dalam akuarium. Jadi, jika Anda seorang pemula atau penghobi akuarium tingkat lanjut, keong nerite adalah salah satu spesies keong terbaik untuk dipelihara di akuarium Anda.

2. Ramshorn Snail

Keong Ramshorn

Namanya mendeskripsikan keong ini, yaitu cangkangnya terlihat seperti tanduk domba jantan (ram). Ada banyak subspesies keong ramshorn; Anda dapat menemukan mereka berwarna hitam dan merah. Mereka sangat cantik dengan cangkang spiral bergaris-garis hitam.

Tidak hanya itu, keong ini juga sangat efektif membersihkan ganggang, bangkai, daun busuk -apa pun yang ingin Anda singkirkan dari akuarium. Beberapa orang benar-benar memelihara keong ramshorn sebagai hewan peliharaan.

Lalu apa kekurangannya? Keong ramshorn dapat berkembang biak pada tingkat yang tidak terkendali sekali mereka dimasukkan ke akuarium. Mereka dapat bereproduksi tanpa pasangan, sehingga Anda tidak akan dapat mengontrolnya. Anda sebaiknya mencegah agar itu tidak terjadi. Jangan terlalu banyak memberi mereka makan sehingga populasi keong menjadi besar. Jika gagal, Anda sebaiknya membuang beberapa ekor.

3. Mystery Snail

Keong Misteri

Ada banyak subspesies keong misteri, tergantung pada warna cangkangnya. Ada keong misteri biru, emas, hitam, dan ungu. Intinya, mereka semua sama. Mereka secara efektif akan membersihkan akuarium Anda seperti jenis keong lainnya.

Mereka sangat damai dan dapat hidup bersama dengan hewan akuatik lainnya di akuarium, tetapi mereka akan bersembunyi di cangkangnya jika ada spesies ikan agresif. Itulah sebabnya Anda harus mempertimbangkan jenis ikan yang akan Anda pelihara bersama keong misteri; pastikan mereka juga bertemperamen damai.

Mereka hidup hingga satu tahun dan sangat mudah beradaptasi. Keong ini cocok dalam akuarium yang cukup bervegetasi, tetapi mereka akan beradaptasi dengan keadaan mereka. Mereka adalah herbivora. Sedangkan untuk ukuran akuarium, keong misteri dapat dimasukkan ke dalam akuarium 20 liter dan bahkan yang lebih besar, terutama jika Anda ingin memasukkan banyak keong misteri.

4. Lava Snail

Keong Lava

Keong lava (juga disebut black devil snail) adalah spesies keong yang sangat menarik. Mereka adalah salah satu jenis keong yang paling populer. Penampilan luarnya sangat tidak biasa dan mengancam, tetapi di dalam keong lava adalah makhluk yang damai.

Mereka memiliki tubuh hitam dan cangkang hitam panjang, yang terkadang berwarna oranye. Mereka adalah keong yang cukup besar karena dapat tumbuh hingga 9 cm. Itulah sebabnya mereka akan cocok hidup di akuarium 40 liter. Mereka lebih suka tinggal di akuarium bersubstrat sehingga mereka bisa mengubur diri ke dalamnya. Keong ini juga cenderung banyak bergerak, jadi jaga siklus air dan rajin-rajinlah membersihkannya.

Keong lava adalah pembersih yang sangat hebat. Mereka akan memakan apa saja mulai dari ganggang hingga sisa makanan ikan. Anda perlu ingat bahwa keong ini juga akan memakan tanaman hidup, jadi pertimbangkan hal itu sebelum Anda membeli keong lava.

5. Rabbit Snail

Keong Rabbit

Keong kelinci, juga disebut keong gajah, adalah hewan kecil yang sangat damai. Mereka adalah tambahan yang sangat bagus untuk akuarium apa pun dan tidak akan mengganggu hewan lain di dalam akuarium. Mereka paling aktif di sepanjang hari dan masih bisa aktif di malam hari juga. Secara keseluruhan, mereka adalah makhluk yang sangat aktif.

Keong ini lebih suka tinggal di lingkungan dengan substrat, tetapi mereka juga bisa beradaptasi dan hidup di lingkungan yang lain. Ukurannya bisa berkisar antara 6-12 cm, tergantung pada subspesiesnya. Ukuran akuarium optimal adalah 20-40 liter.

Keong kelinci terlihat sangat menarik karena memiliki wajah yang mirip kelinci dan dapat bertahan 1 hingga 3 tahun. Seperti disebutkan di atas, mereka sangat mudah beradaptasi sehingga cukup mudah dipelihara; mereka dapat menangani pH air dari 7 hingga 8.5.

Seperti spesies keong lainnya, mereka akan membersihkan akuarium dari ganggang dan hal-hal lain yang tidak Anda inginkan di sana. Satu kelebihan keong kelinci adalah mereka tidak terlalu banyak bereproduksi, jadi jelas merupakan pilihan yang baik.

6. Tower Cap Snail

Keong tower cap

Jika Anda mencari keong lain yang mudah dipelihara untuk akuarium Anda, tidak perlu mencari yang lain selain keong tower cap atau Brotia herculea. Mereka adalah keong 10 cm sehingga cukup besar dan cocok diberi nama Hercules.

Keong ini tidak memakan alga, tetapi mereka akan memakan benda mati lainnya dan benda-benda busuk di akuarium. Karena ukurannya, keong ini lebih cocok untuk akuarium yang relatif lebih besar dari 40 liter.

Mereka adalah keong livebearer (melahirkan anak) dan akan bereproduksi dengan sangat cepat. Membedakan pejantan dari betina sebenarnya mustahil, jadi penting bagi Anda untuk mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mencegah Brotia herculea kelebihan populasi dan menyebabkan lebih banyak masalah.

Cegah pemberian makanan berlebih dan ambil tindakan yang drastis jika keong ini sudah terlalu banyak. Tetapi sifat damai Brotia herculean dan kemudahan perawatannya menjadikannya pilihan yang populer jika Anda mencari keong untuk akuarium air tawar Anda.

7. Horned Armor Snail

Keong Horned Armor

Keong Brotia pagodula ini memiliki penampilan yang sangat menarik: mereka memiliki cangkang runcing dalam warna kekuningan, itulah sebabnya mereka direkoemndasikan jika Anda ingin membuat akuarium Anda lebih berwarna. Mereka tumbuh setidaknya 2,5 cm, tidak sebesar brotia herculean.

Mereka dapat dipelihara dalam akuarium 20 liter. Yang membuat spesies ini menarik adalah fakta bahwa Brotia pagodula merupakan jenis yang sangat langka. Mereka berasal dari Thailand, tetapi Anda jarang menjumpainya di pasaran.

Seperti banyak spesies keong lainnya, mereka sangat damai dan akan hidup bersama dengan hewan lain serta merupakan pembersih yang sangat efektif. Selain ganggang dan kotoran lainnya, keong ini akan memakan pelet dan makanan kering dan bahkan sayuran masak. Singkatnya, Brodia pagodula adalah jenis yang menarik yang harus Anda pertimbangkan untuk akuarium Anda.

8. Malaysian Trumpet Snail

Keong Terompet

Selain keong nerite, spesies ini adalah salah satu jenis keong hias paling umum yang bisa Anda temui. Kelebihan keong terompet adalah mereka mudah dicari, sangat pandai membersihkan akuarium, dan mudah dirawat. Ini adalah keong yang dianggap sangat baik untuk pemula. Karena berukuran cukup kecil, mereka dapat hidup di akuarium yang lebih kecil. Mereka bisa hidup selama sekitar satu tahun.

Sayangnya banyak orang menganggap keong terompet sebagai hama karena mereka bisa menyebar dengan sangat cepat dan menjadi gangguan. Jadi pastikan Anda tidak memberi mereka terlalu banyak makanan atau Anda akan memiliki sekeluarga besar keong terompet Malaysia. Karena alasan inilah banyak orang lebih menyukai keong nerite.

9. Assassin Snail

Siput Assassin Snail

Jenis keong berikutnya dalam daftar ini adalah yang paling menarik, tetapi Anda mungkin perlu memasukkannya ke dalam akuarium secara hati-hati. Karena sesuai namanya, keong assassin alias keong pembunuh akan memburu dan memangsa keong lainnya di akuarium.

Keong Assassin bagus untuk membantu Anda menyingkirkan keong yang tidak diinginkan di akuarium Anda. Mereka tidak akan makan ganggang, kotoran ikan, atau ikan itu sendiri, sehingga mereka hanya akan bermanfaat jika Anda ingin membasmi keong. Keong ini sebenarnya sangat cantik; Anda perlu memiliki beberapa ekor keong pembunuh di akuarium Anda untuk menjaga populasi keong tetap terkendali.

10. Japanese Trapdoor Snail

Keong Japanese Trapdoor

Keong Japanese trapdoor adalah salah satu jenis keong yang mempesona. Penampilan mereka unik; mereka memiliki cangkang bundar berwarna oranye atau kuning dan tubuh kecil dengan dua “antenna” di kepala.

Mereka sangat mudah dirawat dan mudah beradaptasi. Mereka dapat hidup di perairan dengan pH netral, tetapi juga bisa beradaptasi dengan kondisi lain. Ukurannya relatif kecil dan itulah sebabnya mereka sempurna untuk akuarium kecil. Mereka tumbuh sekitar 2 cm dan bisa hidup selama satu tahun, tetapi beberapa ekor juga hidup selama 5 tahun. Hati-hati karena mereka bisa terperangkap dalam filter Anda.

Keong Japanese trapdoor suka berkeliaran di sekitar akuarium dan akan secara aktif mencari kotoran dan ganggang. Kadang-kadang mereka memakan tanaman hidup, tetapi itu tidak sering terjadi. Satu keunggulan keong Japanese trapdoor adalah mereka tidak beranak pinak sebanyak keong lainnya. Mereka akan menjadi tambahan yang baik untuk akuarium air tawar kecil.

Perawatan keong akuatik

Setelah Anda membeli keong untuk akuarium Anda, penting agar Anda memelihara akuarium agar cocok untuk keong dan hewan lain di dalamnya. Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah kualitas air. Pastikan memiliki cukup mineral untuk menjaga keong tetap sehat. Juga, cobalah untuk menjaga pH air mendekati netral.

Pilih teman yang baik dan damai yang akan cocok dengan keong. Pastikan pula Anda memasukkan media yang tepat ke dalam akuarium. Jangan memasukkan terlalu banyak ikan yang akan memangsa keong atau keong Anda akan habis.

Tags:

Komentar